Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh interaksi maupun pengaruh utama pupuk kascing dan legin terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.) Penelitian ini telah dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jl. Air Dingin, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dimulai dari bulan Mei sampai Agustus 2024. Rancangan yang digunakan dlam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) secara faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah penggunaan pupuk kascing (faktor K) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 100 g/tanaman, 200 g/tanaman dan 300 g/tanaman dan faktor kedua yaitu penggunaan legin (Faktor L) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 7,5 g/kg benih, 15 g/kg benih dan 22,5 g/kg benih, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan perlakuan. Dengan demikian penelitian ini terdiri dari 48 satuan percobaan. Setiap satuan perlakuan terdiri dari 9 tanaman dan 4 tanaman sampel. Total keseluruhan tanaman 432 tanaman. Parameter yang diamati tinggi tanaman, umur panen, persentase polong bernas, jumlah polong pertanaman, bobot 100 biji kering, berat basah polong pertanaman, berat kering polong pertanaman, dan jumlah bintil akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi maupun pengaruh utama pupuk kascing dan legin nyata terhadap tinggi tanaman, umur panen, persentase polong bernas, jumlah polong pertanaman, bobot 100 biji kering, berat basah polong pertanaman, berat kering polong pertanaman, dan jumlah bintil akar. Perlakuan terbaik dosis pupuk kascing 300 g/tanaman dan legin 22,5 g/kg benih.