Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Program Penguatan Motivasi dan Kepercayaan Diri bagi Penyandang Disabilitas Netra yang Akan Diterminasi di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Putri, Arisanti Salsabila; Raihan Saputra; Raisah Zettira Hermawan; Wira Jaya Putra Kusuma; Erik Saut Hatoguan Hutahaean
Jurnal Psikologi Atribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Peran Psikologi dalam Membangun Motivasi dan Kesejahteraan Psikologis Masyaraka
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/j6hvac11

Abstract

Penyandang disabilitas netra menghadapi berbagai hambatan psikologis dan sosial yang dapat memengaruhi kemandirian, khususnya menjelang fase terminasi rehabilitasi sosial. Rendahnya motivasi dan kepercayaan diri berpotensi menurunkan kesiapan mental individu dalam menghadapi kehidupan pascarehabilitasi. Program Penguatan Motivasi dan Kepercayaan Diri dilaksanakan sebagai bentuk intervensi psikososial untuk mendukung kesiapan psikologis penyandang disabilitas netra yang akan diterminasi di Sentra Terpadu Pungudi Luhur Bekasi dengan tujuan meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, serta kesiapan psikologis PM disabilitas netra dalam menghadapi fase terminasi. Program Penguatan Motivasi dan Kepercayaan Diri bagi PM Disabilitas Netra dilaksanakan melalui pendampingan psikososial menggunakan metode self-talk positif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi aktif, keberanian dalam mengekspresikan pendapat dan emosi, serta kemampuan refleksi diri terkait kesiapan menghadapi masa depan pada PM disabilitas netra. Selain itu, program ini juga memberikan pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan komunikasi inklusif dan pendampingan psikososial. Program penguatan motivasi dan kepercayaan diri terbukti berperan dalam meningkatkan kesiapan psikologis PM disabilitas netra menjelang terminasi, sehingga dapat menjadi rujukan pengembangan program rehabilitasi sosial yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Program Integratif dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial, Kemandirian, dan Dukungan Sosial pada Penyandang Disabilitas Mental di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Arizki Arizki; Chantika Nurul Wijayanti; Karinina Muti Dewi; Wanda Sari Tambang; Erik Saut Hatoguan Hutahaean
Jurnal Psikologi Atribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Peran Psikologi dalam Membangun Motivasi dan Kesejahteraan Psikologis Masyaraka
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/ehrvvw39

Abstract

Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan kelompok rentan yang mengalami hambatan psikososial yang berdampak pada keterampilan sosial, tingkat kemandirian, serta kualitas interaksi dengan lingkungan sosial. Rendahnya motivasi, kepercayaan diri, dan keterbatasan dukungan sosial sering menjadi faktor yang menghambat keberfungsian sosial ODGJ dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial, kemandirian, dan dukungan sosial melalui program integratif berbasis psikososial bagi ODGJ di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi. Program dilaksanakan dalam lima sesi pertemuan dengan pendekatan partisipatif melalui kegiatan psikoedukasi, refleksi emosi, permainan kelompok, relaksasi, serta aktivitas kreatif yang dirancang untuk mendorong interaksi sosial dan penguatan konsep diri. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan partisipasi aktif ODGJ dalam kegiatan kelompok, keberanian dalam berkomunikasi, serta kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri. Selain itu, dukungan sosial yang terbentuk melalui pendampingan mahasiswa turut berkontribusi dalam meningkatkan rasa percaya diri dan kesejahteraan psikologis peserta. Program integratif ini dinilai efektif sebagai upaya pendukung rehabilitasi sosial yang holistik dan berkelanjutan bagi ODGJ.
Hubungan antara Perceived Anonymity dengan Cyber Aggression pada Dewasa Awal Pengguna Media Sosial X Raihan Pamungkas; Erik Saut Hatoguan Hutahaean; Ferdy Muzzamil
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i4.335

Abstract

Cyber aggression menjadi sebuah permasalahan yang sering ditemukan dalam interaksi online di media sosial akibat hilangnya hambatan perilaku daring yang dipengaruhi oleh faktor psikologis berupa persepsi anonimitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara perceived anonymity dengan cyber aggression pada dewasa awal pengguna media sosial X. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan 175 responden berusia 18-25 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi skala Cyber Aggression Types Questionnaire (CATQ) dan skala Perceived Anonymity. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi sederhana Spearman’s rho (p < 0.05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan secara statistik, meskipun kekuatan hubungannya tergolong lemah (r = 0.1567; p = 0.038). Hasil ini menyatakan bahwa semakin tinggi persepsi anonimitas yang dimiliki pengguna, maka semakin tinggi kecenderungannya untuk terlibat dalam perilaku cyber aggression. Namun, lemahnya korelasi mengindikasikan bahwa pengguna cenderung jarang terlibat melakukan perilaku agresif siber di media sosial X. Dengan demikian, cyber aggression yang dapat dijelaskan oleh perceived anonymity hanya memberikan efek kecil dan sebagai salah satu variasi diantara faktor lainnya.