Lembaga pendidikan formal sebagai organisasi nirlaba memiliki kerentanan terhadap penurunan kinerja saat melewati siklus hidup organisasi. Fenomena ini sering kali memaksa sejumlah sekolah untuk berhenti beroperasi tanpa sempat melakukan proses transformasi yang memadai. Padahal, transformasi strategis memungkinkan sekolah untuk bertahan dalam siklus hidupnya serta beradaptasi dengan perubahan lingkungan demi menjaga keberlangsungan misi pendidikan. Menanggapi tantangan tersebut, FEB UPH berkolaborasi dengan mitra sekolah menyelenggarakan pelatihan strategi transformasi dan siklus hidup organisasi sebagai wujud kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program ini ditujukan bagi pengurus sekolah, guru, staf, serta pemangku kepentingan di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai siklus organisasi dan langkah awal transformasi sekolah melalui sinergi antarpemangku kepentingan guna menghadirkan pendidikan berkualitas yang berkelanjutan. Metode pelatihan dilaksanakan dalam bentuk pemaparan materi, sesi tanya jawab, serta diskusi interaktif. Untuk mengukur efektivitas program, dilakukan pemeriksaan pemahaman melalui evaluasi sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, tecermin dari kenaikan skor rata-rata sebesar 35%. Pelatihan ini juga menghasilkan luaran konkret berupa dokumen Rencana Aksi Transformasi Organisasi Sekolah (RATOS) yang siap diimplementasikan oleh pihak sekolah.