Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DAN KALIUM DENGAN KADAR KREATININ PADA PASIEN PGK HEMODIALISA DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Nedi Amelia, Tiwi; Widawati, Widawati; Puteri, Ade Dita
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i4.45792

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) dengan hemodialisa memerlukan pengelolaan diet yang ketat untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan produk limbah. Hemodialisa dilakukan terhadap pasien dengan penurunan fungsi ginjal berat, kondisi ginjal tidak mampu lagi mengeluarkan produk-produk sisa metabolisme, mempertahankan keseimbangan cairan elektrolit serta memproduksi hormon-hormon, mengakibatkan penumpukan bahan buangan dalam tubuh sehingga perlu di perhatikan dalam asupan protein dan kalium yang dapat memperburuk kondisi ginjal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan protein dan kalium dengan kadar kreatinin pada pasien PGK dengan Hemodialisa di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode Penelitian ini mengunakan desain penelitian cross sectional. Data yang diambil meliputi data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang menjalani hemodialisa sebanyak 80 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Dianalisa secara univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square . Pengambilan data menggunakan formulir food recall 2x24 jam. Hasil penelitian terdapat 56 orang (70%) memiliki asupan energi protein tinggi , 43 orang (53,8%)  memiliki asupan kalium tinggi dan 78 orang (97,5%)  memiliki kadar kreatinin tinggi. Terdapat hubungan signifikan antara asupan protein dengan kadar kreatinin (p = < 0,05) . Tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan kalium dengan kadar kreatinin (P>0,005). Diharapkan kepada responden untuk menjadikan penelitian ini bahan masukan dan pengetahuan pasien hemodialisa dengan lebih memperhatikan asupan protein dan kalium