Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Aplikasi Manajemen Riset Dakwah dalam Penyusunan Modul "Tafsir Sosial" untuk Memberdayakan Komunitas Marginal di Perkotaan Amrulloh, Achmad Fachri; Muazaroh, Muslimatun Diana; Afifah, Diana Elfiyatul; Sukirno, Sukirno; Nuruzzaman, Moh. Agil; Supeno, Supeno; Munahar, Munahar; Roa'zah, Nandipah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v1i01.3020

Abstract

Penerapan manajemen penelitian dakwah Islam dalam pengembangan modul "Tafsir Sosial" bertujuan untuk memberdayakan masyarakat perkotaan yang terpinggirkan dengan memberikan bimbingan keagamaan yang relevan secara sosial. Pendekatan ini mengintegrasikan ajaran Islam ilmiah dengan kebutuhan praktis masyarakat, mendorong pemberdayaan melalui pendidikan dan keterlibatan sosial. Penelitian tentang pendidikan dan dakwah Islam menyoroti pentingnya kompetensi intelektual dan spiritual pada kader ulama, yang memainkan peran kunci dalam pemberdayaan masyarakat dan perubahan sosial. Strategi dakwah yang efektif meliputi pendidikan formal, hafalan Al-Qur'an, dan praktik lapangan masyarakat, yang membangun kepercayaan dan partisipasi aktif dalam kelompok-kelompok yang terpinggirkan. Pengembangan modul yang peka budaya dan relevan secara kontekstual seperti "Tafsir Sosial" dapat meningkatkan dampak dakwah dengan mengatasi masalah-masalah sosial spesifik yang dihadapi oleh penduduk perkotaan yang terpinggirkan. Upaya tersebut sejalan dengan tujuan yang lebih luas tentang moderasi agama dan harmoni sosial yang ditemukan dalam penelitian pendidikan Islam.
Pelatihan Manajemen Stres bagi Tenaga Pendidik dengan Integrasi Terapi Dzikir dan Pendalaman Tafsir Ayat-Ayat Ketenangan Hati (Q.S. Ar-Ra'd: 28) Nuruzzaman, Moh. Agil; Muazaroh, Muslimatun Diana; Afifah, Diana Elfiyatul; Sukirno, Sukirno; Supeno, Supeno; Munahar, Munahar; Ditria, Lailatul; Roa'zah, Nandipah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Westscience
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i01.3021

Abstract

Tingkat stres dan kelelahan yang tinggi di kalangan pendidik membutuhkan intervensi holistik yang tidak hanya membahas aspek psikologis tetapi juga spiritual. Studi ini mengembangkan model pelatihan yang mengintegrasikan teknik manajemen stres konvensional dengan terapi dzikir dan pendalaman interpretasi Al-Qur'an (QS. Ar-Ra'd:28). Tujuannya adalah untuk mengukur efektivitas program pelatihan dalam mengurangi tingkat stres, meningkatkan kesejahteraan psikologis, dan memperkuat ketahanan spiritual guru. Metode: Program berbasis Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) ini melibatkan 10 guru di kota X. Metode yang digunakan meliputi pre-test/post-test menggunakan skala stres (misalnya, DASS-21 atau PSS-10), sesi pelatihan partisipatif (teknik pernapasan, restrukturisasi kognitif, dzikir terbimbing, dan diskusi tafsir kontekstual), diskusi kelompok fokus, dan observasi. Hasil: Analisis statistik deskriptif dan inferensial menunjukkan penurunan yang signifikan pada skor stres peserta (rata-rata pre-test vs. post-test). Data kualitatif menunjukkan peningkatan kesadaran diri, peningkatan regulasi emosi, dan persepsi yang lebih positif terhadap tantangan kerja melalui pendekatan spiritual. Integrasi pendekatan psikologis dan spiritual terbukti layak dan efektif sebagai model intervensi untuk kesehatan mental guru. Model ini berpotensi untuk direplikasi dan diadopsi oleh lembaga pendidikan.
Strategi Adaptasi Dakwah Dalam Komunitas Muslim Perkotaan Multikultural Muazaroh, Muslimatun Diana; Afifah, Diana Elfiyatul; Sukirno, Sukirno; Nuruzzaman, Moh. Agil; Supeno, Supeno; Munahar, Munahar; Sudaryono, Sudaryono; Roa'zah, Nandipah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v1i02.3022

Abstract

Dinamika masyarakat perkotaan yang multikultural menuntut model dakwah yang lebih adaptif, sistematis, dan responsif terhadap keragaman budaya, agama, dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis strategi adaptasi dakwah yang diterapkan komunitas Muslim perkotaan melalui pendekatan Systematic Literature Review terhadap artikel jurnal terbitan 2018–2025. Analisis tematik dilakukan untuk menggali pola strategi yang dominan dalam pengelolaan dakwah urban. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan dakwah perkotaan ditopang oleh tiga pendekatan utama, yaitu manajemen dakwah yang terstruktur dan berbasis perencanaan strategis, pemanfaatan teknologi digital serta media sosial sebagai ruang komunikasi baru, dan penerapan pendekatan inklusif yang mengintegrasikan kearifan lokal serta kegiatan sosial sebagai sarana membangun empati budaya. Ketiga pendekatan tersebut terbukti saling melengkapi dan perlu diintegrasikan dalam kerangka dakwah yang holistik. Penelitian ini menegaskan bahwa adaptasi dakwah merupakan proses manajerial berkelanjutan yang harus disesuaikan dengan dinamika sosial masyarakat urban agar mampu memberikan dampak yang lebih luas, relevan, dan harmonis dalam konteks multikultural. 
Langkah Praktis Dalam Penggunaan Media Informasi Sebagai Sarana Dakwah Muazaroh, Muslimatun Diana; Afifah, Diana Elfiyatul; Sukirno, Sukirno; Nuruzzaman, Moh. Agil; Supeno, Supeno; Munahar, Munahar; Sa'adah, Fina Ni'matus; Roa'zah, Nandipah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.3023

Abstract

Digitalisasi telah mengubah paradigma dakwah Islam secara fundamental, baik dari sisi metode penyampaian, strategi pengelolaan, maupun pola interaksi antara dai dan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan dakwah digital dengan menggunakan metode tinjauan pustaka sistematis terhadap 1.074 artikel yang teridentifikasi, dengan 50 artikel dipilih berdasarkan relevansi konseptual dan kualitas ilmiah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dakwah digital berkembang melalui empat dimensi utama: (1) transformasi metode dakwah dari ruang fisik menuju media sosial dan platform digital; (2) strategi pengelolaan dakwah yang menekankan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi; (3) implementasi praktis yang memanfaatkan kreativitas konten, kolaborasi, dan interaksi aktif dengan audiens; serta (4) tantangan berupa misinformasi keagamaan, rendahnya literasi digital, dan lemahnya etika dakwah digital. Kajian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan dakwah digital sangat ditentukan oleh integrasi strategi manajemen yang komprehensif, peningkatan kualitas literasi digital, serta penerapan etika komunikasi Islam dalam setiap proses produksi konten. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi dai, lembaga dakwah, dan pengambil kebijakan dalam mengembangkan model dakwah digital yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan.
Manajemen Dakwah Bil Hāl Dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Santri di Pesantren Modern Fitriana, Lailatul; Munahar, Munahar; Muazaroh, Muslimatun Diana; Afifah, Diana Elfiyatul; Sukirno, Sukirno; Nuruzzaman, Moh. Agil; Supeno, Supeno; Roa'zah, Nandipah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.3026

Abstract

Pendekatan dakwah bil hāl (dakwah melalui tindakan dan keteladanan) telah dianggap sebagai strategi kunci dalam pembentukan karakter disiplin santri di pesantren modern. Namun, implementasinya memerlukan pengelolaan yang sistematis melalui fungsi-fungsi manajemen. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen dakwah bil hāl dalam konteks pesantren modern dan efektivitasnya dalam menumbuhkan kedisiplinan santri. Tinjauan literatur sistematis dilakukan dengan mengikuti panduan PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui platform Consensus yang mengindeks lebih dari 170 juta publikasi, termasuk Semantic Scholar, PubMed, dan sumber lainnya. Dari 1.021 makalah yang diidentifikasi, 59 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi dalam program dakwah bil hāl secara signifikan mendukung pembentukan disiplin santri. Mekanisme utama yang efektif adalah keteladanan (role modeling) oleh kyai dan ustadz serta pembiasaan (habituation) melalui rutinitas terstruktur. Integrasi dakwah bil hāl dengan kurikulum akademik dan kegiatan ekstrakurikuler memperkuat internalisasi nilai disiplin. Namun, tantangan seperti keterbatasan teknologi, keragaman latar belakang santri, dan kebutuhan pengembangan berkelanjutan bagi guru masih menjadi penghambat optimalisasi program. Manajemen dakwah bil hāl terbukti efektif dalam menumbuhkan kedisiplinan santri di pesantren modern. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut yang bersifat kuantitatif dan longitudinal untuk memperkuat bukti empiris, serta adaptasi inovatif terhadap tantangan digital dan kontekstual.
INTEGRATION OF QUR'AN VALUES IN DAWAH MANAGEMENT: A SYSTEMATIC REVIEW OF THE LETTER AN-NAḤ VERSE 125 Nuruzzaman, Moh. Agil; Roa'zah, Nandipah; Muazaroh, Muslimatun Diana; Afifah, Diana Elfiyatul; Sukirno, Sukirno; Supeno, Supeno; Munahar, Munahar; Lestari, Puji
West Science Islamic Studies Vol. 1 No. 01 (2023): West Science Islamic Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsiss.v1i01.2484

Abstract

This study is a systematic review of the literature related to the integration of da'wah values ​​in Surah An-Naḥl verse 125 with a modern management framework. Using the PRISMA method, 50 selected studies from 2014–2024 were analyzed thematically to identify patterns of interpretation, application, challenges, and directions for scientific development. The results indicate that the three principles of the Qur'an al-ḥknowledge, knowledgeẓAh Al-ḥasanah, and al-mujādalah bi-allatī hiya aḥThe principles of Islamic da'wah have been recontextualized and integrated with the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) management function, thus giving rise to the Value-Based Islamic Management approach. These studies demonstrate the application of Qur'anic principles in various contemporary da'wah contexts, particularly digital da'wah, Islamic education, community empowerment, and organizational management. However, existing research is still dominated by conceptual studies with limited empirical evidence, evaluation instruments, and minimal focus on marginalized groups such as people with disabilities. This study offers an integrative conceptual framework to strengthen the formulation of values-based da'wah management theory and encourage more rigorous empirical research. These findings are expected to enrich da'wah management theory, strengthen institutional practices, and be considered in the development of inclusive and adaptive da'wah policies.
Cyber ​​Preaching Management and Public Opinion Formation Strategies on the Twitter Platform Sukirno, Sukirno; Roa'zah, Nandipah; Muazaroh, Muslimatun Diana; Afifah, Diana Elfiyatul; Nuruzzaman, Moh. Agil; Supeno, Supeno; Munahar, Munahar; Fitria, Yuni Rohma
West Science Islamic Studies Vol. 2 No. 04 (2024): West Science Islamic Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsiss.v2i04.2486

Abstract

The development of social media has significantly changed the landscape of da'wah, particularly through the presence of the Twitter platform, which has become a fast, interactive, and algorithmic public discourse space. This study aims to analyze how cyber da'wah management is implemented by da'wah accounts on the Twitter platform and how their communication strategies contribute to the formation of public opinion. Using a qualitative approach with a multiple case study design, this study examined three da'wah accounts selected purposively based on their level of activity, influence, and audience engagement. Data were collected through passive netnography over three months, analysis of digital documents, visual artifacts, and supporting literature studies. Analysis was conducted using Miles and Huberman's interactive model through data reduction, data presentation, and cross-case verification. The results show that effective cyber da'wah combines moment-based content planning, digital identity organization, utilization of platform features such as hashtags, threads, and trending topics, and evaluation based on interaction metrics. The communication strategies used include framing messages according to the social context, building credibility as micro-influencers, and strengthening communality through two-way interactions. Public opinion formation occurs through a combination of persuasive framing, the presence of credible influencers, and audience participation in digital dialogue. The study also identified supporting factors such as an intuitive understanding of platform algorithms and audience spiritual needs, as well as a number of challenges such as discourse polarization, competition for attention (attention economy), and the risk of misinformation. This study offers an integrative model of cyber da'wah management that combines classical management principles, digital communication strategies, and platform logic. These findings provide theoretical contributions to the study of digital da'wah and practical recommendations for da'wah managers to design effective, data-driven, and adaptive content strategies to the dynamics of the digital space.
Dakwah Management for Generation Z: Digital Media Integration, Institutional Branding, and Non-Formal Approaches in the Digital Revolution Era Roa'zah, Nandipah; Muazaroh, Muslimatun Diana; Afifah, Diana Elfiyatul; Sukirno, Sukirno; Nuruzzaman, Moh. Agil; Supeno, Supeno; Munahar, Munahar; Hidayat, Muhammad Arif
West Science Islamic Studies Vol. 2 No. 02 (2024): West Science Islamic Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsiss.v2i02.2487

Abstract

This study aims to analyze the components of da'wah management relevant to Generation Z (Gen Z) through a literature review of various recent studies on digital da'wah, communication strategies, and media behavior of the younger generation. Gen Z is a group that is very familiar with technology, has a preference for visual, interactive content, and informal communication, thus requiring an updated da'wah strategy that differs from conventional approaches. The results of the study indicate that the effectiveness of da'wah for Gen Z is largely determined by the integration of digital media such as TikTok, Instagram, YouTube, and podcasts, which serve as their primary information consumption spaces. In addition, branding of da'wah institutions plays a significant role in building the image, credibility, and emotional engagement of young audiences. Informal da'wah approaches through community spaces, cafes, and creative events have also proven more resonant for Gen Z because they support participation and psychological closeness. However, digital da'wah faces challenges such as competition with entertainment content, the risk of message simplification, and low digital literacy in some da'wah institutions. This study concludes that preaching to Gen Z requires an innovative, participatory, and branding-based multi-channel approach, accompanied by strengthening digital capacity to ensure the sustainability of preaching in the modern era.
MEDIA MANAGEMENT FOR DAKHAH IN THE DIGITAL ERA: A SYSTEMATIC REVIEW OF STRATEGY, INNOVATION, AND SUSTAINABILITY ROADMAP Roa'zah, Nandipah; Sukirno, Sukirno; Nuruzzaman, Moh. Agil; Supeno, Supeno; Munahar, Munahar; Muazaroh, Muslimatun Diana; Afifah, Diana Elfiyatul; Ghozali, Moh Imam
West Science Islamic Studies Vol. 3 No. 04 (2025): West Science Islamic Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsiss.v3i04.2488

Abstract

Digital transformation has shifted the paradigm of da'wah from a traditional, linear approach to a participatory, network-based, and experience-oriented model. This article presents a narrative systematic review of the current literature (2020–2025) to analyze da'wah media management in the context of digital dynamics. The research findings reveal that the effectiveness of digital da'wah depends not only on technology adoption, but on the synergistic integration of three main pillars: (1) systematic management principles that combine data-driven planning with authentic Islamic values; (2) innovative content and platform strategies that are creative, interactive, and in line with the preferences of the younger generation (millennials and Gen Z); and (3) strengthening two-way interactions and digital branding to build sustainable online communities. This study also identifies the potential of immersive technologies (AR/VR) and the importance of media production competencies. As a synthesis, a three-layer integrative model (value-strategy foundation, content-technology execution, and relationship-branding) is proposed that can serve as a guide for academics and practitioners. Practical implications emphasize investing in team capacity, audience-centric content strategies, judicious exploration of technology, and a focus on relationship building. Thus, this article offers a conceptual and operational framework for optimizing digital da'wah media to remain relevant, effective, and transformative in the 21st century.