Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Promotif dan Preventif dalam Mengatasi Masalah Gangguan Mental pada Lansia Setiyawan, Wahyu; Pamboadji, Garbito; Elisabeht, Tiveni; Rochani, Siti; Sumartini, Sumartini; Luqyana, Farah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan merupakan proses yang alamiah terjadi pada individu, mengakibatkan terjadinya penurunan kemampuan baik secara fisik dan terjadi penurunan kesehatan mental. Upaya yang dilakukan secara promotif dapat melalui edukasi kesehatan pencegahan penyakit mental dan upaya preventif berupa skrining kesehatan mental, hal ini dilakukan agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terutama populasi lansia pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin baik fisik maupun mental. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Paroki Santa Maria Tak Bernoda Rangkasbitung dengan jumlah lansia sebanyak 34 orang. Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi kesehatan mental lansia, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan fisik serta skrining gangguan kesehatan mental lansia menggunakan SQR (Self Reporting Questionnaire). Hasil yang didapatkan sebanyak 24 orang (71%) lansia berjenis kelamin Perempuan, 21 orang (62%) kategori lanjut usia, 17 orang (50%) kategori Gemuk Derajat I, 18 orang (52,9%) mengalami Hipertensi Tahap 2, 17 orang (50%) mengalami Diabetes, 14 orang (6%) mengalami Hiperuresemia, 5 orang (15%) mengalami Dislipidemia. 26 orang (76%) tidak mengalami Gangguan Emosional. Perlu adanya pemahaman lansia terkait pentingnya mengetahui gejala penyakit dan cara pencegahan yang dilakukan. Keluarga dan masyarakat dapat memberikan dukungan untuk hidup lebih nyaman dalam mengakses layanan kesehatan dan mendampingi dalam mengelola kondisi emosionalnya. Selain itu upaya yang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan dan mengatasi gangguan mental emosional lansia dengan kegiatan aktivitas fisik yaitu berolahraga, kegiatan keagamaan serta melakukan relaksasi seperti yoga atau meditasi