Jihan Baihirah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI TPMB HJ.MEGAWATI DI WILAYAH PUSKESMAS GEUMPANG Jihan Baihirah; Fatiyani; Sulastri; Anita
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i01.602

Abstract

Rendahnya produksi air susu ibu (ASI) pada masa nifas merupakan masalah umum yang dapat menghambat pemberian ASI eksklusif dan berdampak pada kesehatan bayi. Pijat oksitosin salah satu Solusi, dimana teknik ini dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin yang berperan dalam refleks pengeluaran ASI (let-down). Namun, efektivitas pijat oksitosin masih memerlukan pembuktian empiris, khususnya pada ibu nifas di daerah pelayanan kesehatan pedesaan. Mengetahui efektivitas pijat oksitosin dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Hj. Megawati, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Sebanyak 14 ibu nifas, dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok secara seimbang: kelompok intervensi (diberi pijat oksitosin dua kali sehari selama 3 hari) dan kelompok kontrol (tanpa intervensi). Penelitian kuasi-eksperimen ini menggunakan kelompok kontrol dan desain pretes-postes. Empat belas ibu baru secara acak dimasukkan ke dalam salah satu dari dua kelompok setelah melahirkan: satu kelompok menerima pijat oksitosin dua kali sehari selama tiga hari, sementara kelompok lainnya tidak menerima pijat oksitosin. Setelah data dikumpulkan dari lembar observasi dan kuesioner, SPSS versi 26 digunakan untuk melakukan uji-t sampel berpasangan dan independent. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan Uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test dengan bantuan SPSS versi 26. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan produksi ASI sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi (p = 0,002). Uji Independent Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan volume ASI antara kelompok intervensi dan kontrol setelah perlakuan (p = 0,001). Pijat oksitosin sebagai intervensi non-farmakologis, efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Diharapkan untuk klinik menyediakan pijat oksitosin bagi ibu pascapersalinan untuk merangsang produksi ASI. Selain itu, tenaga kesehatan perlu dilatih dalam pendekatan ini.