Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The association between working posture and work duration with symptoms of Carpal Tunnel Syndrome (CTS) among online motorcycle taxi drivers in Medan City Latifah, Latifah; Hartono, Hartono; Sinurat, Buenita; Kurniati, Lina; Damanik, Yan Raja David Hamonangan
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v4i2.7825

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is a neurological disorder caused by compression of the median nerve, commonly observed among workers performing repetitive movements. Online motorcycle taxi drivers represent a high-risk group due to demands for extended working hours and non-ergonomic riding postures. This study aimed to analyse the association between working posture, working duration, and complaints of CTS among online motorcycle taxi drivers. This observational analytical study employed a cross-sectional design and involved 92 online motorcycle taxi drivers in the Universitas Prima Indonesia area, Medan, selected via consecutive sampling. Data were collected using a characteristics questionnaire, the Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ), Phalen's Test, and posture observation using the Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Data were analysed using the Chi-Square test. Results indicated that 57.6% of respondents reported CTS complaints. The majority of respondents worked longer than 8 hours per day (66.3%) and had low-risk working postures (48.9%); however, the proportion of CTS was highest among those with high-risk postures (72.4%). Statistical analysis revealed a significant association between working posture and CTS occurrence (p=0.041) and between working duration and CTS occurrence (p=0.009). Working longer than 8 hours per day conferred a 3.2-fold increased risk of developing CTS. It is concluded that poor working posture and prolonged working duration are significantly associated with a higher incidence of CTS among online motorcycle taxi drivers. Ergonomic interventions, regulation of working hours, and occupational health education are recommended for prevention.
Pengaruh Rekrutmen, Seleksi, Orientasi Kerja, dan Evaluasi Kinerja terhadap Produktivitas Karyawan pada PT. Jasa Raharja Cabang Medan Sianipar, Milka Rositi; Kesuma, Nadya Zahrah; Chandra, Agnes Miranda; Damanik, Yan Raja David Hamonangan
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i5.8197

Abstract

Produktivitas karyawan sangatlah bergantung pada sumber daya manusia, yang memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Rekrutmen, seleksi, orientasi, dan evaluasi kinerja merupakan bagian dari manajemen sumber daya manusia yang berdampak pada produktivitas karyawan. Produktivitas di PT Jasa Raharja Cabang Medan menjadi sasaran penelitian ini, yang bertujuan untuk menguji pengaruh praktik perekrutan, onboarding, dan evaluasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel seleksi memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan (Sig. = 0,049), orientasi kerja memiliki pengaruh signifikan (Sig. = 0,015), dan evaluasi kinerja memiliki pengaruh paling dominan dan signifikan (Sig. = 0,007; β = 0,440). Produktivitas karyawan tidak dipengaruhi oleh variabel perekrutan (Sig. = 0,525). Produktivitas karyawan di PT Jasa Raharja Cabang Medan sangat dipengaruhi oleh proses perekrutan, seleksi, orientasi kerja, dan penilaian kinerja secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan data kepada manajemen PT Jasa Raharja Cabang Medan yang dapat digunakan untuk meningkatkan praktik SDM, khususnya di bidang perekrutan, orientasi karyawan baru, dan evaluasi kinerja.