Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengabdian Mahaswa Berdampak: Sanitasi Dasar Sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Sikapak Kota Pariaman Syahrul, Syahrul; Syafyusari, Febria; Zayani, Nofri; Alpices, Alpices; Wahyuni, Ridho Rizal; Putra, Ananda Tri; Asyura, Muhammad Rafi; Saputra, Aiga Medi; Mesra, Selvira; Selsi, Dian Elmaisya; Armoiza, Yolanda; Marsyila, Nabila; Putri, Intan Rahma; Cahyati, Safitri; Saputra, Alza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1025

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, salah satunya dipengaruhi oleh kondisi sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat. Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok strategis dalam pembentukan perilaku sanitasi sejak dini. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Mahasiswa Berdampak ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran murid sekolah dasar mengenai sanitasi dasar sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Sikapak Kota Pariaman. Metode yang digunakan adalah intervensi edukasi sanitasi dasar melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan penggunaan media edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik anak. Evaluasi dilakukan menggunakan desain Pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan murid sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan murid secara signifikan setelah diberikan edukasi sanitasi dasar. Murid menunjukkan pemahaman yang lebih baik terkait praktik mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi sanitasi berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan murid terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Program PKM Mahasiswa Berdampak ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif kesehatan serta mendukung percepatan penurunan stunting melalui pembentukan perilaku sanitasi yang baik sejak usia dini.