Pendahuluan: Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah yang menetap dan menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Di Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 17,2% (Riskesdas, 2018), dengan Provinsi Sulawesi Selatan mencatat angka sebesar 14,99%. Penatalaksanaan hipertensi meliputi penerapan gaya hidup sehat serta penggunaan obat antihipertensi. Meskipun terapi farmakologis terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah, penggunaan obat antihipertensi berpotensi menimbulkan efek samping yang dapat memengaruhi kualitas hidup pasien. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi efek samping obat antihipertensi yang digunakan dalam pengobatan hipertensi, khususnya berdasarkan frekuensi penggunaannya. Metode:Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan desain potong lintang (cross-sectional), yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi efek samping obat antihipertensi berdasarkan frekuensi penggunaannya di Apotek X Makassar. Selain itu, dilakukan pula telaah naratif terhadap jurnal penelitian atau artikel ilmiah yang bersumber dari Google ScholarĀ®. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa amlodipin merupakan salah satu obat antihipertensi yang paling banyak digunakan. Dari 30 pasien yang diwawancarai, sebanyak 18 pasien pengguna amlodipin jangka panjang tidak mengalami efek samping. Namun demikian, 6 pasien melaporkan terjadinya edema, 3 pasien mengalami sakit kepala, 2 pasien mengalami mual, dan 1 pasien mengalami palpitasi setelah penggunaan amlodipin dalam jangka panjang. Temuan ini sejalan dengan literatur yang menyebutkan bahwa edema, palpitasi, pusing, dan flushing merupakan efek samping potensial dari penggunaan amlodipin. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan gambaran mengenai frekuensi terjadinya efek samping amlodipin pada populasi pasien di Apotek X. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi penting bagi tenaga kesehatan dan pasien dalam upaya pengelolaan terapi hipertensi secara lebih optimal. Kata Kunci: Amlodipin, Efek Samping Obat, Hipertensi