Latar belakang: Pengendalian tekanan darah terbukti mampu menurunkan risiko komplikasi kardiovaskular, memperbaiki kualitas hidup, serta menurunkan angka mortalitas akibat penyakit jantung dan stroke. Pada umumnya masyarakat usia dewasa muda di kota besar memiliki kebiasaan hidup tidak sehat seperti konsumsi makan tinggi natrium dan lemak, sering nongkrong (kurang beraktifitas), merokok dan minum alkohol. Kebiasaan yang tidak sehat inilah yang menyebabkan masyarakat usia muda sudah mengalami peningkatan tekanan darah. Tujuan: Kegiatan penyuluhan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tekanan darah tinggi, gejalanya (sering kali tanpa gejala), faktor risiko dan cara pencegahan/pengendaliannya, termasuk gaya hidup sehat (diet rendah garam, olahraga teratur, berat badan ideal, tidak merokok, kelola stres), serta pentingnya kontrol rutin ke pelayanan kesehatan. Metode: Pemberian penyuluhan secara interaktif dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat usia dewasa muda mengenai pentingnya menjaga tekanan darah tetap normal. Penilaian keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat ini ditargetkan dalam tiga tahapan yaitu tahap awal, tahap pelaksanaan dan tahap pelaporan. Lokasi kegiatan dilaksanakan pada salah satu lapangan futsal di wilayah kerja Puskesmas Hekvetia Medan. Sasaran penyuluhan adalah remaja dan dewasa muda yang berada di seputaran lokasi penyuluhan dan yang bersedia mengikuti penyuluhan. Hasil: Pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini didapatkan hasil antara lain pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar, peserta aktif bertanya dan berespon ketika berdiskusi, waktu yang digunakan sesuai dengan yang ditentukan, serta jumlah peserta memenuhi target yang diinginkan. Kesimpulan: Peserta memiliki pemahaman baru terkait pengendalian tekanan darah agar selalu dalam kondisi tekanan darah normal.