Perubahan pola konsumsi digital yang masif menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memproduksi konten media sosial secara cepat, namun sering terkendala oleh keterbatasan waktu dan anggaran pemasaran. Teknologi Artificial Intelligence (AI) hadir sebagai solusi potensial untuk mengatasi hambatan tersebut melalui otomatisasi dan asistensi cerdas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), khususnya AI generatif, dalam meningkatkan efisiensi proses produksi konten media sosial untuk pemasaran digital UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola peran AI dalam alur kerja produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi platform AI generatif seperti ChatGPT, Canva AI, dan CapCut mampu mempercepat alur kerja (workflow) produksi secara signifikan. Teknologi ini terbukti meningkatkan produktivitas UMKM dalam tahap ideasi hingga eksekusi visual dan menekan biaya operasional. Namun, ditemukan pula bahwa implementasi ini memunculkan tantangan baru terkait keaslian identitas merek (brand authenticity) dan etika desain yang memerlukan regulasi. Sebagai kesimpulan, AI generatif efektif meningkatkan efisiensi produksi konten bagi UMKM, namun penggunaannya harus tetap menempatkan manusia sebagai pemegang kendali utama kualitas dan "suara merek".