Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan dampaknya terhadap efektivitas layanan publik. PTSP sebagai inovasi dalam penyelenggaraan layanan publik bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas. Implementasi PTSP menuntut pengelolaan sumber daya manusia yang kompeten, prosedur layanan yang terstandardisasi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung proses administrasi yang efektif. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat pengelola PTSP, observasi langsung di lokasi pelayanan, serta studi dokumentasi terkait kebijakan dan prosedur PTSP. Analisis data dilakukan secara interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai strategi manajemen PTSP dan implikasinya terhadap kualitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen PTSP yang baik mencakup perencanaan layanan yang terintegrasi, pengelolaan SDM yang profesional, penggunaan teknologi informasi, serta sistem evaluasi dan monitoring yang transparan. Implementasi strategi tersebut berkontribusi pada peningkatan efektivitas layanan publik, terlihat dari percepatan proses layanan, pengurangan keluhan masyarakat, serta peningkatan kepuasan pengguna layanan. Namun, beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya koordinasi antarunit masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan PTSP secara optimal.