Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Budaya Organisasi sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Karyawan Fatur Rahman Sukri; Oryzasetiva Widyowati; Muhammad Ilyas
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan sumber daya manusia dan penguatan budaya organisasi sebagai upaya meningkatkan kinerja karyawan dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan adaptif. Sumber daya manusia merupakan aset strategis organisasi yang menentukan keberhasilan implementasi visi, misi, dan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang sistematis melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan kompetensi, manajemen talenta, serta sistem evaluasi kinerja yang terintegrasi. Di sisi lain, budaya organisasi berperan sebagai fondasi nilai, norma, dan perilaku kerja yang membentuk komitmen, loyalitas, serta produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah dan dianalisis untuk mengidentifikasi pola hubungan antara pengembangan sumber daya manusia, budaya organisasi, dan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan sumber daya manusia yang efektif harus selaras dengan nilai-nilai budaya organisasi agar tercipta sinergi antara kompetensi individu dan tujuan organisasi. Budaya organisasi yang kuat dan adaptif terbukti mampu meningkatkan motivasi kerja, keterlibatan karyawan (employee engagement), serta kualitas kinerja secara berkelanjutan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara strategi pengembangan sumber daya manusia dan penguatan budaya organisasi merupakan pendekatan yang komprehensif dalam meningkatkan kinerja karyawan. Organisasi yang mampu membangun budaya pembelajaran (learning organization) serta sistem pengembangan kompetensi yang berkelanjutan akan memiliki daya saing yang lebih tinggi dan mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis.