Neneng Rahayu Ningsih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Berkelanjutan Berbasis Masyarakat Wisata Mangrove Polongasa Kabupaten Luwu A. Muhammad Yushan Patawari; Neneng Rahayu Ningsih
Wanatani Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/wanatani.v5i2.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat strategi pengelolaan wisata mangrove yang dikelola oleh masyarakat bisa berkembang dari sebelumnya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai bulan November 2025 di Desa Towondu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan wawancara dan. Observasi dilakukan untuk menganalisis kegiatan masyarakat selama adanya obyek wisata mangrove, setelah itu dilakukan wawancara kepada masyarakat untuk merumuskan strategi pengelolaan wisata yang lebih baik dari sebelumnya melalui analisis SWOT. Hasil analisis bahwa masyarakat sangat berperan pada ekowisata Mangrove Polongasa. Hasil alternatif strategi (SO) pengelola dan masyarakat senantiasa menjaga dan meningkatkan vegetasi mangrove, dan merancang dengan baik seluruh akses berdasarkan kebutuhan masyarakat dan pengunjung. Selanjutnya hasil alternatif strategi (WO) pemerintah dan masyarakat bekerjasama melakukan perbaikan fasilitas yang rusak dan menambah fasilitas yang masih kurang, memberikan informasi kepada pengunjung menjaga fasilitas obyek wisata. (ST) pengelola dan masyarakat senantiasa mengingatkan kepada pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya dan memberikaan edukasi kepada pengunjung arti pentingnya menjaga ekosistem mangrove melalui tulisan tulisan atau membagikan selebaran kepada pengunjung. Hasil alternatif strategi (WT) mengoptimalkan media sosial, website yang sudah ada dan memberikan pelatihan kepada masyarakat penggunaan media informasi, website, face book, instagram sebagai sarana untuk mempromosikan obyek wisata
Study on the Diversity and Potential of Fisheries Resources in the Waters of Bone Regency, South Sulawesi. Muhammad Gazali; Neneng Rahayu Ningsih; Hikmah Maulifia Zaim; Muhammad Rijal Kasim; Muhammad Afif Bahda
Jurnal Studi Perikanan Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Studi Perikanan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jspb.2025.v1.i1

Abstract

Bone Regency is one of the coastal areas in South Sulawesi with abundant fisheries resources, both in marine and freshwater environments. This study aims to analyze fish species diversity, catch potential, and environmental factors influencing fisheries sustainability in the waters of Bone Regency. Data were collected through field surveys, fisher interviews, and environmental parameter measurements such as temperature, salinity, and water pH. The research was conducted from March to May 2025 at several water sites, including the coastal area of Bone Bay, the Walanae River, and several community aquaculture ponds. The results showed that more than 25 dominant fish species were caught by fishers, with major contributions from small pelagic fish (sardinella, anchovy), demersal fish (grouper, snapper), and freshwater species (tilapia, milkfish). Data analysis revealed a moderate to high species diversity, with Shannon-Wiener index (H’) values ranging from 2.5 to 3.2. Environmental factors played an important role in determining fish availability, particularly during the transitional season. Fishers’ catches showed a declining trend compared to the past five years, presumably due to overfishing pressure and habitat degradation. These findings highlight the need for ecosystem-based fisheries management and the adoption of environmentally friendly fishing gear. Education and fisher assistance programs are highly recommended to ensure the sustainability of fisheries resources in Bone Regency.