Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pandu Husada

Kolitis Amoeba Rini Syahrani Harahap
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i1.14532

Abstract

Abstrak: Kolitis amoeba adalah infeksi pada intestinal yang disebabkan parasit Entamoeba histolytica (E. histolytica). Penyakit ini sering terjadi pada negara-negara dengan sanitasi yang jelek. Kami laporkan sebuah kasus dari kolitis amoeba dari sediaan kolon yang didiagnosis secara klinis sebagai kolitis amoeba dengan Adenocarcinoma paru. Biopsi kolon menunjukkan adanya kolitis yang aktif, pada level yang lebih dalam tampak granuloma-granuloma secara kebetulan yang mirip dengan amoeba. 
Kasus-Kasus Patologi Payudara Di RSUD Aceh Tamiang Dari Tahun 2017-2023 Harahap, Rini Syahrani; Yacob, Indra
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i2.27274

Abstract

Abstrak: Kasus – kasus penyakit pada payudara dari tahun ke tahun makin banyak dilaporkan, namun belum ditemukan data tentang kasus patologi payudara di RSUD Aceh Tamiang. Penelitian ini bersifat laporan data tentang kasus-kasus patologi payudara yang ditemui selama 7 tahun di RSUD Aceh Tamiang, Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang mendeskripsikan variabel yang berkenaan pada semua kasus patologi pada payudara berdasarkan data rekam medis di laboratorium patologi anatomi RSUD Aceh Tamiang. Kasus patologi jinak terbanyak yang ditemui adalah fibroadenoma mammae, diikuti fibrocystic change dan gynaecomastia. Sedangkan pada kasus ganas yang terbanyak adalah carcinoma breast NOS type, diikuti invasive lobular carcinoma. Fibroadenoma mammae adalah kasus patologi payudara terbanyak di RSUD Aceh Tamiang, diikuti invasive breast carcinoma NOS Type.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Angkatan 2024 Terhadap Aspek Fikih Islam Dan Medikolegal Dalam Penggunaan Kadaver Pada Praktikum Anatomi Juanrike Ikhsania; Maulana Siregar; Fardella Lufiana; Rini Syahrani Harahap
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.28554

Abstract

Abstrak: Kadaver merupakan media penting dalam pembelajaran anatomi karena memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa kedokteran dalam memahami struktur tubuh manusia. Namun, penggunaannya menimbulkan persoalan etis dan hukum, terutama dalam pandangan fikih Islam yang menuntut penghormatan terhadap jenazah serta aspek medikolegal yang mengatur penggunaannya secara sah. Penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2024 terhadap aspek fikih Islam dan medikolegal dalam penggunaan kadaver pada praktikum anatomi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 72 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat menggunakan program SPSS versi 25 untuk menentukan tingkat pengetahuan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai aspek fikih Islam termasuk kategori baik (50%), cukup (48,6%), dan buruk (1,4%). Sedangkan pengetahuan aspek medikolegal berada pada kategori baik (66,7%), cukup (27,8%), dan buruk (5,6%). Mahasiswa lebih memahami ketentuan hukum dan etika medikolegal dibandingkan aspek fikih Islam, terutama terkait larangan penggunaan kadaver berbeda jenis kelamin dan status jenazah maksum. Sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penggunaan kadaver, namun pemahaman fikih Islam masih perlu ditingkatkan. Integrasi nilai-nilai syariat Islam dalam kurikulum kedokteran diperlukan agar mahasiswa mampu melaksanakan praktikum anatomi secara ilmiah, etis, dan sesuai hukum Islam.