Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN PERAMALAN DAN PERBANDINGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN PERIOD ORDER QUANTITY (POQ) PADA UMKM PRODUK TAHU PAK SUNARYA Setiawan, Sukron Alif; Fatah, Kemas Muhammat Abdul; Hadi, R. Agung Efriyo
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v10i1.24348

Abstract

Persediaan bahan baku memainkan peran penting dalam menjaga kelancaran proses produksi, terutama untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM Produk Tahu Pak Sunarya menghadapi tantangan dalam pengelolaan persediaan kedelai karena bahaya permintaan bulanan, yang menyebabkan inefisiensi dalam pengadaan bahan baku dan biaya penyimpanan yang tinggi. Ketidakakuratan dalam menentukan kuantitas dan waktu pemesanan dapat berdampak langsung pada gangguan produksi dan meningkatkan biaya operasional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode penyediaan kedelai dan membandingkan dua pendekatan manajemen persediaan: Economic Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ). Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi dari September 2023 hingga Agustus 2024. Peramalan permintaan produk dilakukan menggunakan metode Single Exponential Smoothing (SES) untuk mendapatkan prediksi permintaan yang lebih akurat sebagai dasar perhitungan kebutuhan persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ memberikan hasil paling optimal dengan banyaknya pesanan 6.517 kg per pesanan, frekuensi pesanan 7 kali per tahun, dan total biaya persediaan (TIC) sebesar Rp11.778.956 dibandingkan dengan metode POQ yang memiliki TIC sebesar Rp59.643.675 dan metode aktual perusahaan sebesar Rp21.442.266, EOQ lebih unggul dalam efisiensi biaya dan pengadaan. EOQ juga menghasilkan perhitungan Safety Stock sebesar 939 kg dan Reorder Point sebesar 1.427 kg untuk mencegah kekurangan bahan baku. Kesimpulannya, metode EOQ lebih efektif dan efisien untuk diterapkan pada UMKM Produk Tahu Pak Sunarya karena mampu mengurangi biaya persediaan dan menjaga ketersediaan bahan baku. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi UMKM dalam menentukan strategi pengendalian persediaan yang lebih tepat, sistematis, dan berbasis data .