Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Modifikasi Bak Pendingin Pada Proses Produksi Asap Cair Tempurung Kelapa Untuk Peningkatan Volume Produksi Kemas Muhammat Abdul Fatah; Dwi Kuncoro
Infotekmesin Vol 13 No 1 (2022): Infotekmesin: Januari, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i1.874

Abstract

Increasing the production of liquid smoke is an attempt to raise the utilization of coconut shells as a by-product of the coconut fruit. The distillation process is a way to produce liquid smoke and condensation occured in the cooling bath. Improving the cooling bath can increase the production volume. This study aims to determine the performance of the cooling bath in 10 experiments with variations in the level of the water flow rate factor of 20 liters/minute, 25 liters/minute, 30 liters/minute, and the level of the airflow velocity factor of 35 m/s, 40 m/s. and 45 m/s. Modifying the cooling bath can improve its performance and increase the volume of liquid smoke. The largest increase of 36.14% was achieved at the water flow rate in the level of 30 liters/minute and the airflow velocity factor in the level of 45 m/s, at 26.2oC of the cooling bath temperature.
Analisis Unjuk Kerja Oven Pengering Hasil Modifikasi Dengan Variasi Kecepatan Aliran Udara Panas Kemas Muhammat Abdul Fatah
Infotekmesin Vol 11 No 2 (2020): Infotekmesin: Juli 2020
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v11i2.261

Abstract

Cost production efficiency through modified tunnel driyer by using the economizer so that the cost of fuel component eliminated. This study aimed to determine the performance of modified tunnel driyer associated with the quality of the product produced related to achived drying rate . From 3 (three) experiments conducted with variations in the hot air flow velocity of 0.5 m / sec, 0.7 m / sec, and 0.9 m / sec, it was found that only the first experiment occurred condensation and the resulting drying product was declared NG . From the results of the hypothesis independent sample t-test concluded the level of dryness of the results of the 3rd experimental product is better than the results of the 2nd experimental product. Thus, setting a hot air flow rate of 9 m / sec produces the most optimal modified dryer performance.
RANCANGAN PERBAIKAN EFEKTIVITAS AUDIT MUTU INTERNAL MENGGUNAKAN PENDEKATAN HOUSE of RISK (HOR) (STUDI KASUS DI PT. X) Kemas M.A Fatah
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.120

Abstract

PT. X adalah sebuah industri pembuat aksesoris listrik, sejak 2012 telah mengimplementasikan SMM ISO 9001: 2008 dan program Audit Mutu Internal (AMI) dijalankan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sebagai bagian dari persyaratan SMM. Sejauh ini, temuan audit dari suatu ketidaksesuaian, ketika akan ditetapkan tindakan pencegahan dan perbaikan, tidak begitu dipahami dan kondisi ini berdampak buruk pada efektifitas SMM, pendekatan House of Risk (faktor risiko temuan dipertimbangkan) diimplementasikan untuk memperbaiki proses penetapan tindakan pencegahan dan perbaikan temuan audit. Hasilnya, dari 79 temuan audit, 65.10% atau 34 temuan diantaranya masuk dalam ketegori area merah, 13.68% nya temuan berasal dari departemen Warehouse.Kata kunci :House of Quality, Ketidaksesuaian, Area Merah, Risiko
Optimasi dan Identifikasi Parameter Kritis pada Proses Extrusion Menggunakan Metode Taguchi Kemas Muhammat Abdul Fatah
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.14 No.2 Desember 2020
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v14i2.6508

Abstract

PVC Conduit atau pipa listrik PVC diproduksi menggunakan teknologi ekstrusi dengan bagian utamanya adalah barrel dengan setting temperatur dan kecepatan screw yang disesuaikan dengan materialnya, perubahan material akan berdampak pada perubahan setting mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan setting mesin yang paling optimal atas perubahan material dan mengidentifikasi parameter kritis yang mempengarui proses di dalam barrel yang berdampak pada degradasi mutu material. Metode Taguchi L27(35) dengan respon hasil uji beban kejut (impact test) dan desain parameter (factor) terdiri dari temperatur barrel area 1 (faktor A), temperatur barrel area 2 (faktor B), temperatur barrel area 3 (faktor C), temperatur barrel area 4 (faktor D), dan kecepatan screw (faktor E), dengan masing-masing terdiri 3 level. Dari perhitungan S/N ratio diperoleh parameter optimal yaitu 190oC untuk faktor A, 200oC untuk faktor B, 160oC untuk faktor C, 175oC untuk faktor D dan 15 RPM untuk faktor E, dapat disingkat menjadi A3B3C1D2E2. Sementara itu, dari analisis Anova dapat diidentifikasi bahwa faktor C atau temperatur barrel area 3 menjadi parameter yang kritis, perubahan pada temperatur akan berdampak pada perubahan karakteristik proses yang terjadi di dalam barrel, baik pada zona mixing atau zona metering atau pada keduanya
Uji Eksperimental Efisiensi Panas Alat Pengering Surya Langsung Pasif Berbiaya Murah dengan Variasi Material Penutup Transparan Kemas Muhammat Abdul Fatah; Indriyani; Ari Beni Santoso
Infotekmesin Vol 13 No 2 (2022): Infotekmesin: Juli, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i2.1535

Abstract

Indonesia should be able to provide inexpensive solar dryers due to the availability of sunlight all year round throughout the country. This study proposes a passive direct solar dryer as it is the simplest one to construct, with aluminum mesh sheets as a heat-absorbing material, and glass fiber as an insulating material. For the cost-effective transparent cover, this study proposes 0.8 mm clear polycarbonate (PC), 2 mm clear glass, and 2 mm clear acrylic. The experimental test results of the solar dryer model showed that the highest heat efficiency value for polycarbonate (PC) is 16%, whereas the heat efficiency value for glass and acrylic is 10% and 8%, respectively. Through these findings, the construction of solar dryers is simple and low cost by using glass fiber as insulation, aluminum mesh sheets as heat absorbers, and PC instead of thin glass as transparent covers.
Analisis Konsumsi BBM dengan Variasi Lingkungan Operasi Kendaraan Bermotor Menuju Perilaku Eco-Drive Mohammad Syarifudin; Kemas Muhammat Abdul Fatah; Ruslan Dalimunthe
Infotekmesin Vol 14 No 1 (2023): Infotekmesin: Januari, 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v14i1.1611

Abstract

An increase in greenhouse gases in the form of CO2 gas, a result of burning fuel in motorized vehicles, contributes to climate change. Technological approaches and the use of alternative fuels continue to be developed to reduce fuel consumption, but this is not enough. Another approach is eco-driving behavior. Replacing the air filter is one of the preventive maintenance activities on vehicles which is part of eco-driving behavior. This research intends to provide simple instructions for motorists so they can save fuel consumption. The results of the full-to-full test carried out 20 times can be a simple guide to eco-driving behavior, where the simple clue in question is the air filter replacement period. Replacing the air filter every 8,000 km and not every 16,000 km can save fuel consumption by 8% in the Krui area, 9% in the Tanjung Bintang area, and 6% in the Mesuji area.
Sosiasasi Perawatan Filter Udara Sepeda Motor Matic pada Masyarakat di Desa Bernung Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung Menuju Penghematan Konsumsi Bahan Bakar Kemas Muhammat Abdul Fatah; Anwar Anwar; Wisnaningsih Wisnaningsih
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): JIPPM - Juni 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.101

Abstract

Peningkatan gas rumah kaca berupa gas CO2 akibat pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor berkontribusi terhadap perubahan iklim. Pendekatan teknologi dan bahan bakar alternatif terus dilakukan untuk menghemat konsumsi bahan bakar, tetapi ini tidak cukup. Strategi lainnya adalah perilaku eco-driving, dan perawatan filter udara adalah salah satu perilaku eco-driving. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang perawatan filter udara, dengan metode ceramah dan tanya jawab. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari pengendara dan pemilik sepeda motor matic. Dari hasil evaluasi keberhasilan kegiatan, terjadi peningkatan 100% pengetahuan dan keterampilan peserta terkait perawatan filter udara, dimana peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan mampu melakukan perawatan filter udara. Dari kedua pengetahuan dan keterampilan yang didapat, diharapkan akan muncul kesadaran dan konsisten dalam melakukan perawatan filter udara, untuk menghemat konsumsi bahan bakar.
Pelatihan Pembuatan Produk Kerajinan Tangan Berbahan Baku Limbah Plastik Muhammat Abdul Fatah Kemas; M Yunus
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 07 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan ekonomi, khususnya di dalam keluarga akan memunculkan masalah sosial di dalam masyarakat yaitu berupa kemiskinan, sehingga ini menjadi pendorong melakukan aktivitas ekonomi. Selain suami sebagai tulang punggung keluarga, seorang istri harus mencari alternatif kegiatan ekonomi lain yang menghasilkan uang untuk mengatasi kesulitan keuangan keluarga. Sebagai bentuk usaha pemberdayaan perempuan, program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dimaksudkan untuk melatih ibu-ibu anggota KWT membuat produk kerajinan tangan berbahan baku limbah plastik, selain dapat menjadi sumber penghasilkan keluarga, juga merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dari proses pelatihan, dihasilkan beberapa peserta mampu membuat produk dalam waktu 6 jam, sementara yang lain butuh waktu lebih lama. Dengan lebih banyak berlatih akan semakin terampil sehingga pembuatan produk bisa lebih cepat.
Analisis Kerusakan Mesin Molen Genteng Mengggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Kemas Muhammad Abdul Fatah; Muhammad Yunus; Ivan Prasetya
JUSTIMES (Jurnal Rekayasa Teknik Mesin Saburai) Vol 1, No 01 (2023): JUSTIMES (Jurnal Rekayasa Teknik Mesin Saburai)
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/justimes.v1i01.2090

Abstract

Dalam pelaksanaan penggilingan tanah liat, sering terjadi kerusakan pada mesin molen genteng. Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah metode pengukuran efektivitas penggunaan suatu mesin atau peralatan pada saat beroperasi. Kemampuan mengidentifikasikan secara jelas akar permasalahan dan faktor penyebabnya sehingga membuat usaha perbaikan menjadi terfokus. ujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat efektivitas mesin Molen dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan menganalisa penyebab six big losses mesin Molen Genteng. Kinerja mesin Molen Genteng belum sesuai dengan standar OEE. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan rata – rata nilai Overall Equipment Effectiveness adalah 65 persen. Hal ini disebabkan karena tidak adanya nilai yang mencapai standar untuk 3 komponen perhitungan nilai OEE. pada kinerja mesin oven selama 3 bulan rata-rata nilai Availability Rate 83 persen, Performance Rate 78 persen dan Quality Rate 98 persen. Meskipun nilai tersebut hampir mencapai target. Hal yang menjadi 2 Losses terbesar Penyebab turunnya kinerja mesin sehingga nilai OEE tidak mencapai standar adalah Equipment Failure Losses dengan nilai 72 persen dan Reduced speed losses dengan nilai 11. Penyebab tingginya nilai Equipment Failure Losses adalah rusaknya komponen mesin pada bagian bearing poros as utama. Rusaknya bearing pada poros as utama dikarenakan kurangnya perawatan bearing dan bearing sering kemasukan cipratan tanah saat penggilingan tanah liat.
Perancangan Alat Pembuat Bata Merah Kapasitas 6000 Bata/Hari Kemas Muhammad Abdul Fatah; Muhammad Yunus; Tobby Jaladara
JUSTIMES (Jurnal Rekayasa Teknik Mesin Saburai) Vol 1, No 01 (2023): JUSTIMES (Jurnal Rekayasa Teknik Mesin Saburai)
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/justimes.v1i01.2092

Abstract

Bata merah sebagai komponen utama penyusun sebuah bangunan, dibuat dari tanah liat dengan / tanpa campuran bahan lain, dibakar pada suhu tinggi hingga tidak hancur lagi bila direndam di dalam air. Bata yang baik sebagian besar terdiri atas tanah liat dengan sedikit kandungan pasir. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat rancangan alat pencetak batu bata merah secara otomatis agar memudahkan pengrajin batu bata merah untuk memproduksi batu bata merah secara banyak dengan waktu yang singkat. Tempat Pelaksanaan Perancangan alat pembuat bata dilakukan di Desa Margosari kabupaten Pringsewu. Penelitian ini di laksanakan dari bulan Januari tahun 2022 hingga bulan Juni tahun 2022. Waktu perancangan mulai dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2022. Pengerjaan dilakukan setiap hari sabtu dan minggu dari pukul 13.00 WIB sammpai 17.00 WIB. Berdasarkan hasil perancangan alat pencetak batu bata merah ini, ditemukan hasil bahwa untuk diameter poros dengan daya 17,652 kW adalah 30 mm. Nomor nominal sabuk – V menggunakan No 75 L1905 mm. Bahan pasak menggunakan S45C yang dicelup dingin dan dilunakkan, untuk bantalan menggunakan No. 6406 diameter 30 mm dengan diameter lekukan 86 dibulatkan menjadi 90 mm.