Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial yang perlu dimiliki oleh pelajar di era abad ke-21. Pendekatan learning cycle 5E (engagement, exploration, explanation, elaboration, dan evaluation) sebagai salah satu model pembelajaran berlandaskan konstruktivisme diyakini mampu memfasilitasi siswa dalam mengembangkan daya nalar kritis mereka. Penelitian ini bertujuan merancang dan menghasilkan E-LKPD bertema Sistem Imun yang terintegrasi model learning cycle 5E guna melatih keterampilan berpikir kritis secara valid, praktis, dan efektif. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah model pengembangan 4-D yang terdiri dari tahapan define, design, develop, dan disseminate.Aspek yang dikaji dalam penelitian mencakup tingkat validitas perangkat, keberlangsungan proses pembelajaran dengan E-LKPD Sistem Imun, serta pencapaian hasil tes berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini melibatkan 34 siswa kelas XI di SMA Negeri 11 Surabaya. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan, serta soal tes untuk menilai kemampuan berpikir kritis. Indikator berpikir kritis yang diukur antara lain interpretasi, eksplanasi, analisis, dan evaluasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif.Hasil studi menunjukkan bahwa E-LKPD memperoleh skor validitas 3,78 dengan kategori sangat valid. Rata-rata keterlaksanaan pembelajaran pada topik 1 dan 2 mencapai 99,7% dan 99,99%, masuk dalam kategori sangat praktis. Efektivitas E-LKPD Sistem Imun ditunjukkan melalui peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa, yaitu 9,47% pada indikator interpretasi, 8,12% pada eksplanasi, 8,71% pada analisis, dan 8,88% pada evaluasi. Dengan demikian, E-LKPD Sistem Imun dinyatakan layak digunakan sebagai perangkat ajar Biologi kelas XI dari segi validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Kata Kunci: E-LKPD, learning cycle 5E, berpikir kritis, materi sistem imun, pendidikan bermutu