p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Ultras
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Inovasi dalam Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan, PeningkatanIndeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Penyediaan Layanan Publik Berkualitas Redi Susanto, Agus
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 7 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH ULTRAS
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti bagaimana inovasi dapat meningkatkan perencanaan pembangunan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan layanan publik berkualitas. Dengan memahami inovasi di bidang- bidang ini, studi ini bertujuan untuk menemukan solusi berkelanjutan terhadap tantangan pembangunan, mendukung upaya global untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dalam konteks ini, inovasi dianggap sebagai faktor kunci yang dapat mempercepat dan meningkatkan efektivitas pembangunan di berbagai aspek seperti ekonomi, masyarakat, dan lingkungan. Inovasi tidak hanya merujuk pada pengembangan teknologi baru tetapi juga melibatkan penggunaan ide-ide baru, proses, dan model bisnis untuk mengatasi tantangan pembangunan. Perencanaan adalah tahap awal yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Inovasi dalam perencanaan berdampak signifikan terhadap peningkatan proses pengambilan keputusan, alokasi sumber daya, dan manajemen risiko. Dengan mengadopsi inovasi, perencanaan pembangunan dapat menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan komunitas dan lebih berkelanjutan secara lingkungan. Selanjutnya, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting dalam mengukur kesejahteraan dan kemajuan suatu negara. Inovasi memainkan peran signifikan dalam meningkatkan aspek-aspek yang mempengaruhi IPM, seperti pendidikan, kesehatan, dan standar hidup. Selain itu, penyediaan layanan publik berkualitas adalah elemen penting dalam pembangunan berkelanjutan. Inovasi dalam penyediaan layanan publik dapat mencakup penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan aksesibilitas, transparansi, dan efisiensi layanan. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki peran inovasi dalam konteksĀ  perencanaan pembangunan, peningkatan IPM, dan penyediaan layanan publik berkualitas. Melalui pemahaman komprehensif tentang bagaimana inovasi dapat diterapkan dalam ketiga aspek ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan terhadap tantangan pembangunan. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan metodologis yang komprehensif, termasuk pengumpulan data primer dan sekunder serta analisis kuantitatif dan kualitatif. Studi ini akan memberikan wawasan dan rekomendasi kebijakan yang berharga bagi pembuat keputusan dan praktisi pembangunan. Dengan menganalisis peran inovasi dalam perencanaan pembangunan, peningkatan IPM, dan penyediaan layanan publik, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap literatur dan praktik pembangunan berkelanjutan
FESTIVAL BUDAYA SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN WARISAN LELUHUR DI KABUPATEN BREBES Redi Susanto, Agus
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 8 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH ULTRAS
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Festival budaya merupakan salah satu upaya strategis untuk melestarikan warisan leluhur di Kabupaten Brebes. Dalam pelaksanaannya, festival ini menampilkan berbagai bentuk seni, tradisi, dan kuliner lokal yang mencerminkan kekayaan budaya Brebes. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga tradisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai budaya daerahnya. Festival ini juga menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, sehingga turut membantu meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Melestarikan budaya melalui festival sangat penting di tengah arus globalisasi yang cenderung mengikis tradisi lokal. Melalui acara seperti ini, masyarakat diajak untuk terlibat aktif dalam menjaga dan mengembangkan budaya mereka. Seni seperti Sintren, Tari Topeng, dan Dogdog Kaliwon, misalnya, sering ditampilkan dalam festival sebagai upaya memperkenalkan kembali kesenian tradisional yang mulai terlupakan. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi seniman lokal untuk menunjukkan kreativitas mereka sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya. Di sisi lain, festival budaya juga berfungsi sebagai media untuk membangun identitas daerah. Brebes dengan kekayaan tradisinya memiliki daya tarik tersendiri, mulai dari seni pertunjukan hingga kuliner khas seperti telur asin dan sate blengong. Identitas ini semakin diperkuat melalui festival yang rutin diselenggarakan, sehingga menciptakan rasa bangga bersama bagi masyarakat Brebes. Hal ini juga membantu memperkuat solidaritas sosial antarwarga melalui partisipasi aktif dalam pelaksanaan festival. Selain melestarikan tradisi, festival budaya memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran festival ini menarik kunjungan wisatawan yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, terutama melalui penjualan produk UMKM seperti batik Salem dan kuliner khas Brebes. Dampak ekonomi ini tidak hanya menguntungkan individu, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa festival budaya memiliki manfaat ganda, baik secara budaya maupun ekonomi. Untuk memastikan keberlanjutan festival budaya sebagai media pelestarian warisan leluhur, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah daerah, komunitas budaya, dan masyarakat. Program pelatihan yang terstruktur, pendanaan, dan promosi akan membantu meningkatkan kualitas pelaksanaan festival di masa depan. Dengan pendekatan ini, festival budaya dapat terus menjadi media yang efektif dalam melestarikan warisan leluhur Brebes sekaligus mengembangkan potensi daerah.