Jurnal Ilmiah Ultras
Vol 8 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH ULTRAS

FESTIVAL BUDAYA SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN WARISAN LELUHUR DI KABUPATEN BREBES

Redi Susanto, Agus (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Feb 2026

Abstract

Festival budaya merupakan salah satu upaya strategis untuk melestarikan warisan leluhur di Kabupaten Brebes. Dalam pelaksanaannya, festival ini menampilkan berbagai bentuk seni, tradisi, dan kuliner lokal yang mencerminkan kekayaan budaya Brebes. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga tradisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai budaya daerahnya. Festival ini juga menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, sehingga turut membantu meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Melestarikan budaya melalui festival sangat penting di tengah arus globalisasi yang cenderung mengikis tradisi lokal. Melalui acara seperti ini, masyarakat diajak untuk terlibat aktif dalam menjaga dan mengembangkan budaya mereka. Seni seperti Sintren, Tari Topeng, dan Dogdog Kaliwon, misalnya, sering ditampilkan dalam festival sebagai upaya memperkenalkan kembali kesenian tradisional yang mulai terlupakan. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi seniman lokal untuk menunjukkan kreativitas mereka sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya. Di sisi lain, festival budaya juga berfungsi sebagai media untuk membangun identitas daerah. Brebes dengan kekayaan tradisinya memiliki daya tarik tersendiri, mulai dari seni pertunjukan hingga kuliner khas seperti telur asin dan sate blengong. Identitas ini semakin diperkuat melalui festival yang rutin diselenggarakan, sehingga menciptakan rasa bangga bersama bagi masyarakat Brebes. Hal ini juga membantu memperkuat solidaritas sosial antarwarga melalui partisipasi aktif dalam pelaksanaan festival. Selain melestarikan tradisi, festival budaya memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran festival ini menarik kunjungan wisatawan yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, terutama melalui penjualan produk UMKM seperti batik Salem dan kuliner khas Brebes. Dampak ekonomi ini tidak hanya menguntungkan individu, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa festival budaya memiliki manfaat ganda, baik secara budaya maupun ekonomi. Untuk memastikan keberlanjutan festival budaya sebagai media pelestarian warisan leluhur, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah daerah, komunitas budaya, dan masyarakat. Program pelatihan yang terstruktur, pendanaan, dan promosi akan membantu meningkatkan kualitas pelaksanaan festival di masa depan. Dengan pendekatan ini, festival budaya dapat terus menjadi media yang efektif dalam melestarikan warisan leluhur Brebes sekaligus mengembangkan potensi daerah.

Copyrights © 2024