p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Ultras
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH BERBASIS RISET DI KABUPATEN BREBES: PELUANG DAN TANTANGAN Siwi Nugraha, Muhammad
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 8 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH ULTRAS
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Tujuan dari artikel ini adalah untuk menguraikan rekomendasi kebijakan alternatif dalam memperkuat inovasi berbasis penelitian daerah di Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2024 dengan menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui tinjauan dokumen yang bersumber dari regulasi, pengukuran indeks inovasi daerah, serta dokumen terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengimplementasikan kebijakan dalam memperkuat inovasi daerah, pemerintah daerah perlu mempertimbangkan dorongan kepada manajer menengah dan staf garis depan untuk mengajukan proposal inovasi. Manajer menengah dan staf garis depan memegang peranan penting karena mereka memiliki pemahaman yang baik terhadap aktivitas sehari-hari serta menghadapi berbagai permasalahan dalam kegiatan operasional harian. Studi ini juga menunjukkan beberapa peluang dan tantangan. Beberapa peluang yang teridentifikasi antara lain adalah jumlah peneliti di lembaga penelitian pemerintah yang dapat memberikan pendampingan kepada berbagai instansi pemerintah di Brebes dalam mengembangkan inovasi. Selain itu, jumlah staf garis depan yang besar juga menjadi peluang untuk mengembangkan lebih banyak inovasi. Namun, terdapat pula tantangan dalam mengembangkan inovasi berbasis penelitian di Kabupaten Brebes, seperti keterbatasan anggaran
KAJIAN STRATEGI PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI DI KABUPATEN BREBES Yulianto, M Agus; Siwi Nugraha, Muhammad; Susiyanti, Fitri; Amanda Hirbasari, Ira; Imron
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 8 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH ULTRAS
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Provinsi Jawa Tengah sebesar 425 per 100.000 kelahiran hidup, dengan dua penyebab terbesar adalah karena hipertensi dan perdarahan. Sementara Angka kematian Bayi (AKB) di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2023 secara keseluruhan mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kematian bayi (AKB) di Provinsi turun hingga 91,13 % dalam lima dekade terakahir (Jatengprov, 2023). Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Brebes pada tahun 2023 menempati posisi tertinggi di Provinsi Jawa Tengah (Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2023). Data Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes pada Tahun 2023 menunjukan bahwa jumlah kasus kematian ibu sebanyak 54 kasus dan kematian bayi sebanyak 212 kasus. Ini merupakan angka yang cukup tinggi. Berdasarkan hal tersebut, maka AKI dan AKB masih menjadi salah satu permasalahan yang perlu diselesaikan di Kabupaten Brebes. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis permasalahan dalam penurunan AKI dan AKB serta merumuskan strategi penurunan AKI-AKB di Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara mendalam. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa permasalahan dalam upaya penurunan AKI-AKB yaitu belum memadainya ketersediaan akses pelayanan kesehatan ibu dan bayi, serta permasalahan sosial budaya dan ekonomi masyarakat dalam pemanfaatan layanan kesehatan ibu dan bayi. Alternatif strategi yang disarankan adalah peningkatan ketersediaan dan mutu penanganan kesehatan ibu dan bayi di fasilitas pelayanan kesehatan, penguatan rujukan persalinan, penguatan kapasitas sumber daya kesehatan, peningkatan cakupan pelayanan secara promotive dan preventif, serta optimalisasi pemberdayaan masyarakat.