Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang berpengaruh terhadap kualitas hidup, khususnya pada anak usia sekolah. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut dapat meningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut terhadap pengetahuan dan kemampuan menyikat gigi pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain quasi eksperimen menggunakan rancangan pre-test dan post-test non-equivalent control group design. Penelitian dilakukan di MIN 5 Aceh Besar dengan jumlah sampel 36 siswa yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing sebanyak 18 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar observasi untuk menilai kemampuan menyikat gigi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan kemampuan menyikat gigi pada kedua kelompok setelah diberikan edukasi (p = 0,000). Uji Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol terhadap pengetahuan (p = 0,007) dan kemampuan menyikat gigi (p = 0,000), dengan peningkatan lebih tinggi pada kelompok yang mendapatkan metode demonstrasi. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan gigi dan mulut, terutama dengan metode demonstrasi, efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada siswa sekolah dasar.