Biantoro, Yudi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran Berkesadaran (Mindful Learning) Sebagai Strategi Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Siswa dan Guru: Kajian Literatur Biantoro, Yudi; Sukiyanto, Sukiyanto
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2137

Abstract

Mindful learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan kehadiran penuh dan kesadaran aktif pada setiap tahap proses belajar. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa dan guru. Kajian ini bertujuan menelaah mindful learning sebagai strategi efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis di lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan analisis tematik terhadap lima belas sumber utama yang relevan, meliputi artikel jurnal nasional dan internasional serta dokumen kebijakan pendidikan terkait pembelajaran mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa mindful learning mampu memperkuat fungsi eksekutif, meningkatkan pengendalian diri, membantu pengelolaan emosi, serta menumbuhkan motivasi intrinsik dan ketahanan akademik siswa. Bagi guru, penerapannya berkontribusi dalam mengurangi stres, meningkatkan empati, serta menciptakan suasana kelas yang positif dan suportif. Mindful learning juga sejalan dengan prinsip pembelajaran mendalam dalam Kurikulum Merdeka yang menekankan makna, kesadaran, dan pengembangan holistik peserta didik. Pendekatan ini menjadi landasan penting bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang seimbang antara prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis. Dengan demikian, mindful learning tidak sekadar metode, melainkan fondasi dalam membangun lingkungan belajar yang sehat, reflektif, dan berpusat pada peserta didik. Implikasi kajian ini menegaskan perlunya pelatihan guru berkelanjutan, integrasi mindfulness dalam kurikulum, serta penguatan budaya refleksi di sekolah.