Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan QRIS pada UMKM untuk Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi Andri Ansa; Ketut Vebriyani; Yuri Dahniar; Kholis Abdul Bari; M. Riduwan; Nurmala Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/0me5am22

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi sistem pembayaran dari tunai ke non-tunai, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berperan penting dalam perekonomian masyarakat. Salah satu inovasi pembayaran digital yang berkembang pesat di Indonesia adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), namun implementasinya pada UMKM masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital dan kurangnya pendampingan teknis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan QRIS pada UMKM di Martajaya Unit 2 guna meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi serta mendorong digitalisasi usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan intensif yang meliputi sosialisasi pembayaran digital, pendampingan pembuatan dan aktivasi QRIS melalui Wonder BNI sebagai bank mitra, pelatihan penggunaan QRIS dalam transaksi usaha, serta monitoring dan evaluasi penerapan QRIS di lokasi usaha UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan sistem pembayaran digital, percepatan proses transaksi, pengurangan ketergantungan pada uang tunai, serta meningkatnya keamanan dan ketertiban pencatatan transaksi. Selain itu, pelaku UMKM menunjukkan persepsi positif terhadap kemudahan dan keamanan transaksi digital yang difasilitasi oleh lembaga perbankan resmi. Dengan demikian, penerapan QRIS pada UMKM di Martajaya Unit 2 dengan dukungan Wonder BNI dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi serta berpotensi direplikasi sebagai model pengabdian masyarakat dalam mendukung digitalisasi UMKM dan penguatan inklusi keuangan di tingkat lokal.