Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN KANTOR PUSAT PT. AGRO SINERGI NUSANTARA Nurmala Dewi; Nabila Hilmy Zhafira
Warmadewa Management and Business Journal (WMBJ) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmbj.4.1.2022.23-32

Abstract

This study was conducted determine the effect of transformational leadership style (X1) and employee engagement (X2) on employee performance (Y) at the head office PT Agro Sinergi Nusantara. The method used in this study is a quantitative method. Data collection was carried out by distributing questionnaires with 30 employees as respondents at the head office of PT Agro Sinergi Nusantara. While the data analysis in this study using multiple regression analysis test. The result of the study show : 1) There is a positive and significant influence between transformational leadership style and employee engagement on the performance of PT Agro Sinergi Nusantara head office employee engagement which is shown from the F test result of 21,340 and a significance value 0,000b. 2) There is negative and insignificant effect between leadership style on employee performance as seen from t-test result of – 0,318 and significance value of 0,753. 3) There is a positive and significant effect between employee engagement on employee performance as seen from the t-test of 4,969 and a significance value of 0,000. The result of study were obtained with the regression equation Y = 14,,641a – 0,050X1 + 0,844X2 + e, and the effect was 61,3% and The remaining 38,7%was influenced by variables outside the study.
The use of 2x4 orthodontic appliance for interseptive treatment Eka Erwansyah; Nurmala Dewi; Eddy Heriyanto Habar
Makassar Dental Journal Vol. 9 No. 3 (2020): Volume 9 Issue 3 December 2020
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35856/mdj.v9i3.346

Abstract

Background : The mixed tooth phase is the most important phase in the growth and development of the child's teeth and jaw. Interseptive treatment is given to children who experience a mixed dental phase, starting at the age of 7-8 years because at the age of 8 year permanent molars and permanent incisors have erupted. Early malocclusion’s treatment can avoid the occurrence of malocclusion and building the confidence in patients. The 2x4 appliance is a tool that provides good stability, which is applied to the first molars and erupted incisors. Conclusion : The corrections of malocclusion do not have to wait until the eruption of all permanent teeth. Waiting for eruption all permanent teeth will aggravate malocclusion and will make the treatment harder, such as treatments that require orthodontic surgical treatment, and extraction of permanent teeth. Treatment of malocclusion at an early age (7-8 years) will ease the correction of malocclusion because it is the age of growth and development of the jaw so the treatment time will be shorter compared to conventional orthodontic treatment.
PENYULUHAN DAN SIMULASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI LINGKUNGAN SD ALKHAIRAT 02 KOTA TERNATE Fathul Rizky Syamsu Imam; Nurmala Dewi
JURNAL PengaMAS Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/.v5i1.2223

Abstract

Data WHO menunjukkan perilaku CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) mampu mengurangi angka kejadian Diare sebanyak 45%. CTPS dapat mencegah penyebaran penyakit cacingan, serta mampu menurunkan kasus infeksi pernapasan (termasuk ISPA dan Pneumonia) hingga 25%. Perilaku ini juga mengurangi risiko penyakit lainnya, seperti penyakit mata dan infeksi kulit.Pengabdian telah dilaksanakan di lingkungan SD Alkhairat 02 Kota Ternate, pada tanggal 19 Oktober 2019. Penyuluhan tentang PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) dilakukan dengan media video dan slide power-point. Siswa-siswi diajarkan cara cuci tangan yang baik dan benar dengan metode Senam CTPS, dilanjutkan dengan Simulasi CTPS, dan diakhiri dengan games dan kerja bakti.Tujuan dari kegiatan ini yakni siswa-siswi SD Alkhairat 02 Kota Ternate dapat menyadari pentingnya penerapan pola hidup yang bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk cuci tangan pakai sabun, serta mengetahui langkah-langkah cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penggunaan Media Diorama Pada Tema Daerah Tempat Tinggalku Kelas IV SD Negeri 104305 Pergulaan Nurmala Dewi; Dinda Yarshal
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i4.429

Abstract

The purpose of this study is to see whether the use of diorama media can successfully improve student learning outcomes as a learning medium. This study uses a class action research method (CAR). This research was conducted in three cycles. From the results of the research conducted, it shows that the use of diorama media can improve student learning outcomes. Improved learning outcomes occur in each cycle. In the first cycle of learning, student learning outcomes obtained a learning value that was carried out by a 58% completeness score test. In cycle II obtained a completeness level of 68%. Whereas in cycle III students obtained a completeness level of 79% which was in accordance with what was desired. Thus, it can be said that the application of diorama media can improve student learning outcomes on the theme of the area where I live.
Peran Pendidikan Multikultural dalam Membangun Generasi Anti-Perundungan (Anti-Bullying) Nurmala Dewi; Wisely Permadi; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6445

Abstract

Fenomena meningkatnya kasus perundungan di sekolah menunjukkan bahwa peserta didik belum memiliki sensitivitas terhadap keberagaman dan kemampuan berinteraksi secara empatik, sehingga diperlukan pendekatan pendidikan yang mampu membentuk karakter inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan multikultural dalam membangun generasi anti-perundungan melalui studi kasus pada siswa sekolah menengah yang memiliki latar belakang etnis, budaya, dan sosial berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen untuk menggali pengalaman siswa, praktik guru, serta dinamika interaksi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai multikultural dalam kurikulum, pembiasaan dialog empatik, dan modeling guru berkontribusi signifikan terhadap penurunan perilaku agresif serta peningkatan kemampuan resolusi konflik. Penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan multikultural berperan efektif sebagai strategi preventif sekaligus transformatif dalam membentuk budaya sekolah yang aman dan menghargai perbedaan, dengan implikasi pada perlunya kebijakan sekolah yang memperkuat kurikulum inklusif dan pelatihan guru berbasis keberagaman.
Pemberdayaan Kelompok Dasawisma melalui Pembuatan Lahan Pertanian untuk Pemenuhan Kebutuhan Pangan Masyarakat M. Riduwan; Muhammad Hilmi; Fahmi Nur Fathoni; Windi Widiyanti; Tasya Nabilla; Nurmala Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/atndet12

Abstract

Ketahanan pangan rumah tangga merupakan aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok dasawisma melalui pembuatan dan pengelolaan lahan pertanian sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Metode pelaksanaan meliputi pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, praktik pembuatan lahan, pemupukan menggunakan kohe kambing yang telah difermentasi, serta penanaman tanaman pangan yang bernilai gizi dan mudah dibudidayakan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi anggota dasawisma dalam pengelolaan lahan pertanian, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan berbasis rumah tangga. Pemanfaatan pupuk organik dari kohe kambing fermentasi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan. Dengan demikian, program ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan berbasis pemanfaatan lahan dan sumber daya lokal.
Optimalisasi Fermentasi Kotoran Kambing sebagai Pupuk Organik di Desa Martajaya Fahmi Nur Fathoni; Muhammad Hilmi; M.Riduwan; Tasya Nabilla; Windi Widiyanti; Nurmala Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/9mgqz453

Abstract

Pemanfaatan limbah peternakan berupa kotoran kambing masih belum optimal di Desa Martajaya, kabupaten ogan komering ulu, Sumatera Selatan sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Di sisi lain, kotoran kambing memiliki kandungan unsur hara yang cukup tinggi dan dapat diolah menjadi pupuk organik melalui proses fermentasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses fermentasi kotoran kambing agar menghasilkan pupuk organik yang berkualitas serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah peternakan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan pembuatan pupuk organik berbasis fermentasi dengan memanfaatkan aktivator mikroorganisme lokal. Kegiatan ini melibatkan kelompok peternak dan petani sebagai sasaran utama Di Desa Martajaya.
Pembelajaran Anti Bullying Sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Sekolah Yang Aman Jessica Viola Putri; Desi Anggraini; Randi Ansa; Gusti Randa; Syachkhirli Riskhi; Nurmala Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/enzgyz84

Abstract

Bullying masih menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah yang berdampak pada kondisi psikologis, sosial, serta perkembangan akademik peserta didik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa bullying dapat menurunkan rasa aman, kepercayaan diri, dan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif yang sistematis melalui pembelajaran anti bullying. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pembelajaran anti bullying sebagai strategi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis artikel jurnal nasional terbitan tahun 2022–2025 yang relevan dengan pendidikan karakter, sekolah ramah anak, budaya sekolah positif, serta pembelajaran sosial emosional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran anti bullying yang terintegrasi dalam proses pembelajaran dan budaya sekolah mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak bullying, menumbuhkan nilai empati, toleransi, dan saling menghargai, serta memperkuat peran guru dan sekolah dalam pencegahan bullying. Selain itu, penerapan pendidikan karakter dan pembelajaran sosial emosional terbukti efektif dalam membangun iklim sekolah yang aman dan mendukung kesejahteraan peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran anti bullying merupakan pendekatan strategis yang perlu diterapkan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif bagi seluruh warga sekolah.
Pelatihan Dasar Komputer Dan Kreativitas PPT Berbasis Canva Untuk Meningkatkan Kualitas Organisasi Kepemimpinan Exfalazwar; Ahmad Zaidan; Lusi Astanasari; Putri Natha Sari; Hermalia Lirianisti; Nurmala Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/zvte3c65

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut organisasi kepemimpinan untuk memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya mampu memimpin, tetapi juga memiliki keterampilan dalam penguasaan teknologi informasi. Salah satu keterampilan yang penting adalah penguasaan dasar komputer serta kemampuan menyajikan ide dan program kerja melalui media presentasi yang menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar komputer dan kreativitas pembuatan PowerPoint (PPT) berbasis Canva guna mendukung peningkatan kualitas organisasi kepemimpinan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dasar komputer, pelatihan pembuatan PPT kreatif menggunakan Canva, serta pendampingan dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung agar peserta dapat memahami materi secara mudah dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengoperasikan komputer serta menghasilkan media presentasi yang lebih menarik, rapi, dan mudah dipahami. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menyampaikan ide dan materi organisasi. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan komunikasi, profesionalisme, dan kualitas kinerja organisasi kepemimpinan. Dengan demikian, pelatihan dasar komputer dan kreativitas PPT berbasis Canva dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas digital organisasi kepemimpinan
Analisis Audit Operasional Terhadap Efektifitas Fungsi Akuntansi dan Pengendalian Internal Pada PT XX Zulfa Aryani Karimah; Dewi Novita Sari; Nuraini Nuraini; Aisya Mauliadiana; Nurmala Dewi; Mohamad Adrian Agus Pratama; Dirvi Surya Abbas
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digitalisasi saat ini, fungsi akuntansi dituntut untuk menyediakan informasi keuangan yang akurat dan tepat waktu guna mendukung pengambilan keputusan strategis. PT XX menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan fungsi akuntansinya yang masih memiliki ketergantungan pada proses semi-manual dan struktur organisasi yang belum sepenuhnya ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan ekonomisasi fungsi akuntansi serta sistem pengendalian internal pada PT XX, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kinerja operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui audit manajemen. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan analisis dokumen pembukuan serta laporan keuangan perusahaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa meskipun fungsi akuntansi secara umum telah berjalan dengan baik, terdapat kelemahan signifikan berupa praktik rangkap jabatan, ketiadaan Manual Akuntansi tertulis, belum tersedianya Buku Serba-serbi untuk transaksi non-rutin, dan sistem pencatatan yang belum terintegrasi (semi-manual). Hal ini berisiko menyebabkan inkonsistensi pelaporan dan keterlambatan penyajian informasi keuangan. Sistem akuntansi PT XX sudah cukup andal namun memerlukan penguatan pada aspek administrasi formal dan digitalisasi sistem untuk mencapai efisiensi maksimal. Perusahaan direkomendasikan untuk segera menyusun Manual Akuntansi resmi, mengimplementasikan software akuntansi terintegrasi (ERP sederhana), melakukan rekonsiliasi bank secara periodik, serta memberikan pelatihan berkelanjutan bagi staf akuntansi untuk menghadapi transisi sistem digital