Penggunaan aplikasi berbasis kecerdasan buatan dalam pembelajaran matematika telah meningkat secara signifikan, termasuk juga penggunaan aplikasi Photomath, yang menyediakan solusi instan dan visualisasi grafis. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman siswa dalam membedakan fungsi linear dan non-linear dengan bantuan aplikasi Photomath. Studi ini dengan menggunakan studi deskriptif yang melibatkan 20 siswa kelas VIII.1 di SMPN 2 Indralaya Utara. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman tertulis dan dianalisis berdasarkan tiga indikator: translasi, interpretasi, dan ekstrapolasi. Hasil menunjukkan bahwa Photomath sangat mendukung kemampuan interpretasi siswa, khususnya dalam menginterpretasikan karakteristik grafis fungsi linear dan non-linear. Namun, keterbatasan diamati pada indikator translasi dan ekstrapolasi. Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam menerjemahkan representasi grafis ke dalam gambar dan tabel manual, serta dalam melakukan sintesis berbagai karakteristik menjadi kesimpulan yang komprehensif. Temuan ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan Photomath efektif mendukung visualisasi dan interpretasi awal, namun tidak secara otomatis mendorong kelancaran representasi atau penalaran tingkat tinggi. Oleh karena itu, penggunaan Photomath harus disertai dengan dukungan instruksional yang eksplisit untuk mendukung pemahaman konseptual yang lebih mendalam. The use of artificial intelligence-based application in mathematics learning has increased significantly, including the Photomath application, which provides instant solutions an graphical visualizations. This study aims to describe students’ comprehension ability in distinguishing linear and non-linear functions assisted by the Photomath application. The study employed a descriptive study involving 20 students of class VIII.1 at SMP 2 Indralaya Utara. Data were collected through written comprehension test and analyzed based on three indicators: translation, interpretation, and extrapolation. The results indicate that Photomath strongly support students’ interpretations abilities, particularly in identifying and interpreting graphical characteristic of linear and non-linear functions. However limitations were observed in the translation and extrapolation indicators. Several students experienced difficulties in translating graphical representations into manual drawings and tables, as well as in synthesizing multiple chracteristics into comprehensive conclusions. Theses findings suggest that whole Photomath effectively supports visualization and initial interpretation, it does not automatically foster representational fluency or higher-order reasoning. Therefor, the use Photomath should be accompanied by explicit instructional scaffolding to support deeper conceptial understanding.