Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Budaya Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi di PT. PLN MCTN Silaen, Pahala; Rahayu, Heffi Christya; Sultan, Zulkifli
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9211

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pengaruh budaya kerja, kompetensi, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PT MCTN) selama restrukturisasi organisasinya pada bulan Agustus 2021. Sebelumnya diklasifikasikan sebagai Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang dimiliki oleh Chevron Standard Limited (CSL), PT MCTN diintegrasikan ke dalam PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Perubahan ini mengharuskan karyawan untuk menyesuaikan pola pikir, perilaku, dan rutinitas mereka dengan lingkungan manajemen yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya kerja dan kompetensi memengaruhi kinerja karyawan, dengan motivasi kerja bertindak sebagai faktor mediasi yang dapat memperkuat hubungan ini. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menggunakan skala Likert lima poin yang melibatkan semua karyawan, dan data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja dan kompetensi secara signifikan memengaruhi motivasi kerja dan kinerja karyawan. Budaya kerja yang mendukung dan positif meningkatkan motivasi, yang selanjutnya meningkatkan kinerja karyawan. Lebih lanjut, kompetensi karyawan, termasuk keterampilan teknis dan sifat-sifat perilaku, memainkan peran penting dalam memotivasi karyawan dan meningkatkan kinerja. Motivasi kerja ditemukan memediasi sebagian hubungan antara lingkungan kerja, kompetensi, dan kinerja karyawan. Temuan ini menyoroti pentingnya bagi organisasi untuk mengembangkan budaya kerja yang adaptif, berinvestasi dalam keterampilan karyawan, dan menumbuhkan motivasi intrinsik untuk mempertahankan tingkat kinerja yang tinggi. Menyelaraskan strategi budaya dengan kebijakan SDM, seperti pelatihan yang terarah dan sistem penghargaan, dapat meningkatkan kinerja karyawan selama masa perubahan organisasi.