Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Emansipasi Perempuan Bali di Tengah Cengkeraman Adat Patriarki: Analisis Feminisme Putri, Prajna Widya; Kamala, Luh De Ayu Bunga
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2026): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v3i1.469

Abstract

Isu kesetaraan gender masih menjadi persoalan yang relevan untuk dikaji, khususnya dalam konteks masyarakat yang memiliki sistem adat patriarkal yang kuat seperti di Bali. Dalam beberapa dekade terakhir, perempuan Bali menunjukkan peningkatan partisipasi di bidang pendidikan, ekonomi, dan ruang publik sebagai bagian dari proses emansipasi. Namun demikian, kemajuan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh perubahan dalam struktur adat yang masih berlandaskan sistem patrilineal serta konsep purusha dan pradana, yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan gender yang dialami perempuan Bali dalam struktur adat patriarki serta mengkaji fenomena tersebut melalui perspektif feminisme. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis konten dan analisis deskriptif untuk memahami pola ketimpangan gender dan relasi kuasa yang bekerja dalam masyarakat Bali. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun perempuan Bali telah berdaya di ranah modern, sistem adat patriarki masih membatasi akses perempuan terhadap hak waris, pengambilan keputusan adat, dan pengakuan atas kontribusi ekonomi, khususnya kerja domestik. Melalui perspektif feminisme liberal, radikal, dan Marxis, penelitian ini menemukan bahwa ketimpangan gender di Bali bersifat struktural dan dilegitimasi oleh nilai budaya serta sistem sosial yang mengakar. Meskipun demikian, kajian ini juga menunjukkan adanya praktik resistensi dan negosiasi yang dilakukan perempuan Bali melalui kesadaran kritis, aktivisme, dan solidaritas sosial. Dengan demikian, emansipasi perempuan Bali merupakan proses dinamis yang terus berlangsung di tengah tarik-menarik antara modernitas dan kekuatan adat patriarki.