Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat komunikasi interpersonal peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Gambaran komunikasi interpersonal peserta didik sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama, (2) Gambaran komunikasi interpersonal peserta didik setelah diberikan layanan tersebut, dan (3) Efektivitas bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama dalam meningkatkan komunikasi interpersonal. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest. Populasi dalam penelitian ini peserta didik keslas VII5 yan memiliki masalah komunikasi interpersonal sebanyak 10 orang, sampel penelitian berjumlah 10 orang peserta didik kelas VII.5 SMP Negeri 1 V Koto Kampung Dalam yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif interval persentase dan analisis uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran sebelum diberikan layanan, komunikasi interpersonal berada pada kategori kurang baik dan sangat kurang baik (2) Gambaran setelah diberikan layanan, berada pada kategori baik dan sangat baik (3) Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode sosiodrama untuk meningkatkan komunikasi interpersonal peserta didik. Jadi dapat disimpulkan bahwa efektivitas bimbingan kelompok dengan menggunakan metode sosiodrama berhasil untuk meningkatkan komunikasi interpersonal peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan agar guru BK secara rutin memberikan layanan bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama atau teknik lain yang relevan, serta memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah secara optimal.Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Metode Sosiodrama, Komunikasi Interpersonal.