Perkembangan sistem transportasi publik berbasis teknologi menuntut peningkatan kinerja sumber daya manusia, khususnya pada sektor layanan seperti BRT TransJogja yang dikelola oleh PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI). Fenomena menurunnya kinerja karyawan seperti kepatuhan terhadap SOP, tekanan kerja, ketimpangan kompensasi, serta kesenjangan literasi digital menunjukkan pentingnya penguatan faktor psikologis dan kompetensi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee engagement terhadap employee performance dengan job satisfaction sebagai variabel mediasi dan digital literacy sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT Anindya Mitra Internasional Unit TransJogja sebanyak 298 orang, dengan sampel sebanyak 171 responden yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance serta job satisfaction. Job satisfaction juga berpengaruh signifikan terhadap employee performance dan terbukti memediasi hubungan antara employee engagement dan employee performance. Selain itu, digital literacy berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat pengaruh employee engagement dan job satisfaction terhadap employee performance. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan keterlibatan kerja, kepuasan kerja, serta kompetensi digital merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kinerja karyawan dan kualitas pelayanan transportasi publik secara berkelanjutan. Kata Kunci: Digital Literacy, Employee Engagement, Employee Performance, Job Satisfaction, Transportasi Publik.