Panjaitan, Awaliyah Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ISLAMISASI DI INDONESIA: SEJARAH, POLA PENYEBARAN, DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN SKI Panjaitan, Awaliyah Putri; Gultom, Nur Jelita; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9389

Abstract

The arrival of Islam in Indonesia represents a historical process that significantly influenced the social, cultural, political, and educational development of the archipelago. Islamization did not occur instantly but developed gradually through peaceful interactions, particularly via trade, da‘wah, education, and cultural acculturation between Muslim migrants and local communities. This article aims to examine the history of Islam’s arrival in Indonesia by analyzing several prevailing theories, including the Arab, Gujarati, Persian, and Chinese theories, as well as the patterns of Islamic dissemination in the region. This study employs a library research method by analyzing historical books, scholarly journal articles, and other relevant documents. The findings indicate that Islam spread in Indonesia gradually and adaptively through the roles of traders, scholars, and Islamic preachers who emphasized cultural approaches and accommodation of local traditions. This process not only facilitated the acceptance of Islam but also shaped a distinctive form of Indonesian Islam characterized by moderation and tolerance. These findings are highly relevant to the teaching of Islamic Cultural History (SKI), particularly in fostering students’ understanding of cultural diversity, tolerance, and contextual historical awareness. ABSTRAK Masuknya Islam ke Indonesia merupakan proses historis yang berpengaruh besar terhadap pembentukan sosial, budaya, politik, dan pendidikan masyarakat Nusantara. Proses islamisasi tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui interaksi yang panjang dan damai, terutama melalui jalur perdagangan, dakwah, pendidikan, serta akulturasi budaya antara pendatang Muslim dan masyarakat lokal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah masuknya Islam ke Indonesia dengan menelaah berbagai teori yang berkembang, seperti teori Arab, Gujarat, Persia, dan Cina, serta mengkaji pola penyebaran Islam di Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan menganalisis buku-buku sejarah, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebaran Islam di Indonesia berlangsung secara bertahap dan adaptif melalui peran pedagang, ulama, dan wali yang mengedepankan pendekatan kultural terhadap tradisi lokal. Proses ini tidak hanya mempercepat penerimaan Islam, tetapi juga membentuk corak Islam Nusantara yang moderat dan toleran. Temuan penelitian ini memiliki relevansi penting dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), khususnya dalam menanamkan nilai toleransi, akulturasi budaya, dan pemahaman historis yang kontekstual kepada peserta didik.