Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengolahan Bunga Telang Menjadi Minuman Teh Herbal Sebagai Upaya Pengembangan Produk UMKM Desa Battu Winangun Rantung, Laudya Ananda; Pratama, Anugrah Rafaiz; Putri, Liana; Ardiansyah, Dedy; Nova, Gitta Destalya Adrian
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2685

Abstract

Utilizing local herbal plants as products with economic value is one strategy to support the development of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) at the village level. Butterfly pea flowers (Clitoria ternatea L) have potential as an herbal drink ingredient due to their antioxidant content, but their use in the economy is still limited and has not been processed innovatively. This activity aims to develop innovative herbal tea products made from butterfly pea flowers with the addition of lemongrass (Cymbopogon citratus) and ginger (Zingiber officinale) as an effort to support the development of MSMEs in BattuWinangun Village. The implementation method includes socialization of the benefits of herbal plants, training in herbal tea processing, and product packaging assistance that directly involves the community and MSME actors.ABSTRAKPemanfaatan tanaman herbal lokal sebagai produk bernilai ekonomi merupakan salah satu strategi untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di tingkat desa. Bunga telang (Clitoria ternatea L) memiliki potensi sebagai bahan minuman herbal karena kandungan antioksidannya, namun pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas dan belum diolah secara inovatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk teh herbal berbahan dasar bunga telang dengan penambahan sereh (Cymbopogon citratus) dan jahe (Zingiber officinale) sebagai upaya mendukung pengembangan UMKM di Desa Battu Winangun. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi manfaat tanaman herbal, pelatihan proses pengolahan teh herbal, serta pendampingan pengemasan produk yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM secara langsung.