Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Desain Kerangka Kerja Strategi Kemitraan Publik-Swasta Nasional Menuju Indonesia Emas 2045 Hermawati, Lisa; Khairani, Siti; Nova, Gitta Destalya Adrian
Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/simo.v6i1.3485

Abstract

Purpose: This study aims to design a national public-private partnership strategy framework that is integrated and measurable to support the achievement of the acceeration target of Indonesia Emas 2045. Research methodology: This study uses a qualitative approach with a literature study method and in-depth interviews with practitioners in their fieds. Literature studies are used to identify theories and best practices in public-private partnerships, whie in-depth interviews are conducted to gain practical and contextual insights. The practitioners interviewed include government officials, private business actors, and public policy experts who have reevant experience in the fied of partnerships and investment. Results: The results of this study are as follows: (1) an integrated public-private partnership strategy framework that is in accordance with national needs; (2) recommendations for priority programs for public-private partnerships; (3) institutional modes that support the implementation of partnerships; (4) incentives and solutions to overcome collaboration constraints; and (5) short- and medium-term partnership action plans. In addition, the designed framework is validated by practitioners to ensure its feasibiity and suitabiity to real conditions. This research provides a strategic contribution in efforts to acceerate the achievement of Indonesia Emas 2045 through optimizing public-private partnerships, with a measurable, realistic, and implementable approach. Conclusions:  There needs to be a clear framework for cooperation that is in accordance with the needs in the field. Limitations: This study has limitations in terms of the avaiabiity of specific empirical data reated to the implementation of public-private partnership strategies in Indonesia. In addition, the validation of the framework is stil limited to the scope of interviews with practitioners so that further test implementation is needed to measure its effectiveness in various sectors. Contribution: This study contributes to business actors in the public and private sectors in realizing synergy and integrity reated to partnerships in order to test Indonesia Emas 2045.
Pemanfaan Limbah Minyak Goreng Untuk Pembuatan Sabun Batang Maulana, Trisna; Feblin, Anis; Nova, Gitta Destalya Adrian; Eka Meiliya Dona; Yulitiawati; Mardiah Kenamon; Hasiatul Aini
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/diasya.v1i2.98

Abstract

Salah satu sumber asam lemak yang sering dijumpai dalam lingkungan kehidupan sehari-hari adalah mnyak goreng. Limbah minyak goreng yang telah digunakan seringnya langsung dibuang  ke lingkungan sekitar rumah  tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Hal ini terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan bahaya  pembuangan limbah  minyak goreng secara langsung baik bagi lingkungan maupun bagi kesehatan. Karena hal tersebut menjadi salah satu alasan untuk memanfaatkan limbah minyak  goreng menjadi sabun batang yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari dan bisa mendorong meningkatkan perekonomia masyarakat. Kegiatan ini berlokasi di Desa Tanjung Makmur Kecamatan Peninjauan yang melibatkan karang taruna dan ibu-ibu PKK.
Optimalisasi Potensi Lokal Isi Biji Karet Menjadi Produk Makanan Ringan Yang Bernilai Jual Untuk Meningkatkan UMKM Di Desa Battu Winangun Yudistira, Kelvin; Wahyuda, Dimas Ari; Arzanti, Zabira; Viana, Isya Bella Nurulia; Nova, Gitta Destalya Adrian
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.37152

Abstract

Desa Battu Winangun has natural resource potential in the form of rubber seeds which so far have not been utilized optimally and tend to become plantation waste. In fact, rubber seeds have fairly good nutritional content and have the potential to be processed into snack products with market value if they go through proper and safe processing. This activity aims to optimize the utilization of rubber seeds as snack products while also increasing the capacity and independence of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Desa Battu Winangun. The methods used include observation of village potential, socialization, training on processing rubber seeds into chips (Kacang), production assistance, and the introduction of packaging and product marketing strategies. The results of the activity show that rubber seeds can be processed into Kacang with a savory taste, crunchy texture, and are acceptable to the community. In addition, this activity increases the knowledge, skills, and interest of the community in developing businesses based on local potential. Optimizing rubber seeds is expected to become a new, sustainable alternative business and contribute to increasing MSME income and the economy of Desa Battu Winangun.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Pepaya Menjadi Manisan Kering Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Kemandirian Pangan Lokal,dan UMKM Amanda, Nabila Tri; Nova, Gitta Destalya Adrian; Novalia, Lara; Haris, Haris; Putri, Anjelia
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2026): Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jipm.v4i1.7937

Abstract

Battu Winangun Village is one of the villages with abundant agricultural resource potential, especially papaya plants. However, the utilization of papaya fruit has so far been very limited to fresh consumption and does not yet have optimal economic value-added for the community. This community service activity aims to empower the people of Batuwinangun Village through innovation in managing papaya into processed products in the form of dried candied fruit which has a long shelf life and high selling value. The methods used include field observation, socialization of local food potential, technical processing training, production assistance, and activity evaluation. The results of the service show a significant increase in public knowledge and skills in processing papaya into innovative food products. This dried papaya candy innovation is expected to become a regional superior product capable of supporting food independence while strengthening the sustainable development of village MSMEs.
Inovasi Pengolahan Daun Mangga Menjadi Teh Herbal Berbasis Lokal Menjadi Produk Unggulan UMKM di Desa Battu Winangun Puspitasari, Retno Della; Putri, Amita; Apandi, Gallen Sheva; Damayanti, Riska; Nova, Gitta Destalya Adrian; Yulitiawati, Yulitiawati
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan produk berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pedesaan. Desa Battu Winangun memiliki potensi tanaman mangga yang melimpah, namun daun mangga selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan belum memiliki nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pengolahan daun mangga menjadi teh herbal sebagai produk unggulan UMKM berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas (community-based participatory approach), dengan melibatkan pelaku UMKM dan masyarakat setempat secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi potensi, pengolahan daun mangga, pelatihan produksi, pengemasan, hingga uji produk dan pemasaran awal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa daun mangga dapat diolah menjadi teh herbal yang layak konsumsi, bernilai ekonomi, dan memiliki peluang pasar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Selain menghasilkan produk teh herbal, kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kewirausahaan pelaku UMKM. Inovasi ini berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi limbah pertanian, serta memperkuat keberlanjutan UMKM di Desa Battu Winangun.
INOVASI PENGELOLAAN TANAMAN BUMBU DAPUR BERUPA SERAI AGAR DAPAT MENGHASILKAN PRODUK SPRAY ANTI NYAMUK UNTUK MENDUKUNG PELUANG UMKM LOKAL DI DESA BATTU WINANGUN Nurdani, Selma Tri Dewi; Saputra, Yoga; Oktasari, Rira; Vani, Ilham Gio; Nova, Gitta Destalya Adrian
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan nyamuk masih menjadi permasalahan yang sering dialami masyarakat Desa Battu Winangun, sementara upaya pengendalian yang dilakukan masih didominasi oleh penggunaan produk berbahan kimia sintetis yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi tanaman serai sebagai bahan dasar spray anti nyamuk alami serta mendorong peluang pengembangannya sebagai produk UMKM lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur kepada Ketua RT, petani, dan masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tanaman serai tersedia melimpah dan mudah diperoleh, namun pemanfaatannya masih terbatas sebagai bumbu dapur. Setelah dilakukan sosialisasi, terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap positif masyarakat terhadap pemanfaatan serai sebagai pengusir nyamuk alami. Pengembangan spray anti nyamuk berbahan dasar serai dinilai berpotensi mendukung kesehatan masyarakat sekaligus pemberdayaan ekonomi melalui UMKM desa.
Pengolahan Bunga Telang Menjadi Minuman Teh Herbal Sebagai Upaya Pengembangan Produk UMKM Desa Battu Winangun Rantung, Laudya Ananda; Pratama, Anugrah Rafaiz; Putri, Liana; Ardiansyah, Dedy; Nova, Gitta Destalya Adrian
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2685

Abstract

Utilizing local herbal plants as products with economic value is one strategy to support the development of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) at the village level. Butterfly pea flowers (Clitoria ternatea L) have potential as an herbal drink ingredient due to their antioxidant content, but their use in the economy is still limited and has not been processed innovatively. This activity aims to develop innovative herbal tea products made from butterfly pea flowers with the addition of lemongrass (Cymbopogon citratus) and ginger (Zingiber officinale) as an effort to support the development of MSMEs in BattuWinangun Village. The implementation method includes socialization of the benefits of herbal plants, training in herbal tea processing, and product packaging assistance that directly involves the community and MSME actors.ABSTRAKPemanfaatan tanaman herbal lokal sebagai produk bernilai ekonomi merupakan salah satu strategi untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di tingkat desa. Bunga telang (Clitoria ternatea L) memiliki potensi sebagai bahan minuman herbal karena kandungan antioksidannya, namun pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas dan belum diolah secara inovatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk teh herbal berbahan dasar bunga telang dengan penambahan sereh (Cymbopogon citratus) dan jahe (Zingiber officinale) sebagai upaya mendukung pengembangan UMKM di Desa Battu Winangun. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi manfaat tanaman herbal, pelatihan proses pengolahan teh herbal, serta pendampingan pengemasan produk yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM secara langsung.
Pemanfaatan Tumbuhan Daun Kelor Sebagai Inovasi Teh Herbal Dalam Peningkatan UMKM dan Pangan Lokal Masyarakat Desa Selfiah, Selfiah; Nova, Gitta Destalya Adrian; Widari, Agnesia; Devita, Nabila; Saputra, Dendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3974

Abstract

Pemanfaatan potensi pangan lokal berbasis sumber daya alam desa merupakan upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan UMKM. Daun kelor adalah tanaman yang mudah ditemukan dan memiliki kandungan gizi tinggi, tetapi penggunaannya masih terbatas sebagai sayuran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan daun kelor sebagai teh herbal inovatif untuk mendukung pengembangan UMKM dan pangan lokal desa. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung dalam pembuatan teh herbal kelor, cara pengolahan, teknik pengemasan, dan strategi pemasaran sederhana. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat desa, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami manfaat daun kelor dan mengolahnya menjadi produk teh herbal yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal sebagai peluang usaha dan memperkuat pangan lokal desa. Inovasi teh herbal daun kelor diharapkan menjadi produk unggulan yang sehat, layak jual, dan berkelanjutan.