Dari, Icha Wulan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Relationship Between the Quality of Nursing Work Life and Burnout Syndrome Among Nurses at Dr. Soegiri Regional Public Hospital, Lamongan Dari, Icha Wulan; Suratmi, Suratmi; Qowi, Nurul Hikmatul
Journal of Nursing Invention Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v6i2.863

Abstract

Latar Belakang: Burnout syndrome merupakan kelelahan secara fisik, emosional dan mental yang sering di alami perawat, akibat beban kerja yang tinggi dan lingkungan kerja yang kurang mendukung. Salah satu faktor yang mencegah burnout syndrome dengan meningkatkan quality of nursing work life atau kualitas kehidupan kerja perawat yang mendukung kesejahteraan dan kepuasan kerja. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara quality of nursing work Life dengan burnout syndrome pada perawat di RSUD Dr. Soegiri Lamongan Metode: Metode Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 119 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian kuesioner QNWL dan Maslach Burnout Inventory-Human Sevices Survey (MBI-HSS) analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar (63,0%) perawat memiliki quality of nursing work life baik dan sebagian besar (64,7%) mengalami burnout syndrome ringan. Berdasarkan hasil analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho didapatkan nilai p= <0,001 (p<0,05) dan nilai rₛ= -0,838. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan dengan korelasi negatif yang kuat antara quality of nursing work life dengan burnout syndrome. Yang artinya semakin baik quality of nursing work life maka semakin rendah tingkat burnout yang di alami hal ini menunjukkan  pentingnya perhatian institusi kesehatan terhadap lingkungan kerja, penghargaan, dan keseimbangan kehidupan kerja untuk menekan angka burnout.