Nuruzzaman MS, Nuruzzaman MS
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DALAM DUNIA DIGITAL GUNA MEMBANGUN KEWASPADAAN DAN KESADARAN DILINGKUNGAN WISMA AIZY PUTRI: Sexual Harassment Prevention Socialization in the Digital World to Build Vigilance and Awareness in the Wisma Aizy Putri Environment Nuruzzaman MS, Nuruzzaman MS; Hermawan, Ian Aji; Rahmawati, Nur
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.233

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat sering kali tidak diimbangi dengan kesiapan masyarakat dalam beradaptasi, sehingga menimbulkan culture shock yang berdampak negatif terhadap perubahan perilaku individu maupun sosial. Kemajuan teknologi digital berjalan begitu cepat, sementara sistem hukum kerap tertinggal dan belum sepenuhnya mampu mengendalikan dampak buruk yang ditimbulkan. Salah satu bentuk kejahatan yang mengalami peningkatan signifikan adalah pelecehan seksual di dunia digital. Kejahatan ini kerap terjadi tanpa disadari oleh korban, terutama karena minimnya pengetahuan mengenai seksualitas. Selain itu, media sosial sebagai produk kemajuan teknologi digital turut berperan dalam menormalisasi perilaku yang di dunia nyata masih dianggap tabu, tetapi di dunia maya dipersepsikan sebagai hal yang wajar. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya preventif melalui sosialisasi dan edukasi yang komprehensif. Metode yang digunakan melalui cara edukatif, partisipatif dan preventif. Menggunakan metode di atas sangat membantu dalam penyampaian maksud dan tujuan pengabdian. Hasil pengabdian dari segi pendidikan seksualitas, pemahaman mengenai etika digital, serta pengetahuan tentang berbagai jenis kejahatan siber, termasuk tindak pidana yang melibatkan pelajar dan siswa guna melindungi masyarakat dari dampak negatif perkembangan teknologi digital mampu dipahami.