Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkembangan Islam di Banten: Sebuah Analisis Historis Husaeni, Benies; Kadir, Amaliah; Komarudin, Komarudin; Wahyudin, Ahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5756

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan Islam di Banten melalui pendekatan historis-kualitatif dengan menitikberatkan pada dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang menyertai proses Islamisasi sejak abad ke-16. Wilayah Banten yang sebelumnya berada dalam pengaruh Hindu-Buddha dan menjadi bagian dari Kerajaan Sunda mengalami transformasi besar seiring masuk dan berkembangnya Islam. Perubahan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses bertahap yang relatif damai, terutama melalui jalur perdagangan internasional yang menghubungkan Banten dengan dunia Islam di Asia dan Timur Tengah. Para pedagang Muslim, ulama, serta mubalig memainkan peran penting dalam menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat lokal. Proses ini kemudian diperkuat oleh dukungan elite lokal yang melihat Islam sebagai basis legitimasi sosial dan politik. Kondisi tersebut melahirkan Kesultanan Banten sebagai kekuatan politik Islam yang berpengaruh di Nusantara. Tokoh-tokoh sentral seperti Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati), Maulana Hasanuddin, dan Sultan Ageng Tirtayasa memiliki peran strategis dalam konsolidasi Islam, baik sebagai sistem kepercayaan maupun sebagai fondasi pemerintahan. Penelitian ini juga menelaah historiografi tradisional dan kolonial untuk menunjukkan bagaimana narasi sejarah Banten dibentuk oleh beragam kepentingan dan sudut pandang. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam di Banten tidak hanya membentuk struktur pemerintahan dan jaringan perdagangan, tetapi juga melahirkan sintesis budaya lokal-Islam yang khas. Hal ini tercermin dalam institusi pendidikan, arsitektur masjid dan keraton, serta kesenian tradisional seperti debus. Dengan demikian, sejarah Islam di Banten merupakan proses kompleks yang memperkaya khazanah peradaban Islam Nusantara dan relevan untuk dipahami secara kritis dalam konteks historiografi Indonesia.