Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

DESKRIPSI DAN PENYAJIAN TOKOH PADA WACANA BERITA KASUS e-KTP DALAM PERSPEKTIF PERS NASIONAL Zamzani, Zamzani; Wahyudin, Ahmad; Rahayu, Yayuk Eny
Diksi Vol. 29 No. 1: DIKSI MARET 2021
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v29i1.33796

Abstract

(Title: Description and Presentation of Characters in The News in The Case of e-KTP in National Press Perspective). This study aims to describe the presentation of figures in the e-KTP case news discourse involving Setya Novanto. The research design used is a qualitative descriptive study with a critical discourse analysis perspective, especially the Fairclough model (1995: 58). The data source of this research is the news about the e-KTP case involving Setya Novanto in Kompas, Republika, and Media Indonesia. The data collection technique was done by observing and taking notes. The validity of the data used in this study were content validity and pragmatic semantics. The reliability of this study uses an intrarater and discussions with peers. Based on the results of the analysis, several things were found related to the description of the characters in the e-KTP case. The representation of the identity of the actors in the e-KTP case is presented in different ways in each media. In these three media, only Republika tends to be more detailed and complete in representing the character (the identity of the perpetrator). The depiction of identity begins with the mention of the perpetrator's name, position, wife, children, nephews, and religion. Kompas puts more emphasis on facts relating to the perpetrators. Not everything related to the perpetrator is revealed. Meanwhile, Media Indonesia is more focused on the involvement of other actors.Keywords: the e-KTP case, Setya Novanto, national press perspective
Proses PEMBENTUKAN KOSAKATA DAN FUNGSI BAHASA KELOMPOK GAY Ahmad Wahyudin
LITERA Vol 8, No 1: LITERA APRIL 2009
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v8i1.1203

Abstract

This study aims to describe vocabulary formations and language functions in a gay community. The object was the language employed by such a community. The data were collected through listening, recording, and noting and were analyzed by means of the qualitative descriptive technique. The data trustworthiness was enhanced by careful observations and triangulation (data sources, relevant theories, and other observers). The findings are as follows. First, the vocabulary formations include (a) form addition, (b) form substitution, (c) utilization of short forms (abbreviations and acronyms), and (d) utilization of puns. Second, language in the gay community has four functions, i.e.: (a) emotive function, (b) referential function,(c) phatic function, and (d) conative function.
Jurnal Bahasa Analisis Penggunaan Bahasa Gaul Betawi, Stimulasi Berpikir Kritis Pada Pembicara dan Pendengar: Analisis Penggunaan Bahasa Gaul Betawi, Stimulasi Berpikir Kritis Pada Pembicara dan Pendengar rizqi, Mochammad rizqi suryadi; Fadmi Kholillah, Fadmi Kholillah; Ahmadi, Wahyudin
Kampret Journal Vol. 3 No. 3 (2024): May: CALL FOR PAPER: Sosial, Budaya, Politik, Masyarakat dan Komunikasi
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini bersifat deskriptif kualitatif, penelitian ini bertujuan menganalisis tentang Bahasa Betawi yang sering banyak orang berfikir tentang Bahasa yang mereka ucapkan dalam percakapan yang diucap dalam kebudayaan Bahasa Betawi, dan penelitian ini dilakukan karena pengunaan Bahasa pada orang Betawi di wilayah Jabodetabek. Setiap Bahasa masyarakat Betawi yang diucapkan memiliki arti dalam kalimat Bahasa itu sendiri, bahkan Bahasa yang diucapkan sangatlah unik bagi orang-orang yang belum menghetahui Bahasa yang diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian dalam suatu rangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara berencana dan sistematis guna mendapatkan suatu pemecahan terhadap masalah yang diajukan. Metode yang digunakan mengunakan metode kualitatif adalah metode penelitian yang dilakukan dengan mengacu pada data, tingkahlaku pada budaya Betawi terutama pada Bahasa, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji Bahasa Gaul yang unik sering digunakan oleh penduduk Jabodetabek tentang Bahasa Betawi Gaul yang sering diucapkan sehari-hari dalam berkomunikasi orang Betawi.
Pengembangan dan Evaluasi Media Game Edukatif dalam Meningkatkan Pengenalan Karir dan Keaktifan Siswa SD Wahyudin, Ahmad; Hayati, Kulsum Nur; Juhana, Juhana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i1.7947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media game edukatif dalam meningkatkan pengenalan karir dan keaktifan siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan uji statistik. Hasil validasi menunjukkan bahwa media game edukatif memenuhi kriteria kelayakan yang sangat baik dari aspek materi dan media. Hasil uji efektivitas menggunakan independent sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam peningkatan pengenalan karir dan keaktifan siswa (p < 0,05). Hasil uji paired sample t-test juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kelas eksperimen sebelum dan setelah penggunaan media game edukatif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa media game edukatif dapat diterapkan di berbagai sekolah dasar sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dalam mengenalkan karir kepada siswa. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis digital dengan integrasi augmented reality guna meningkatkan pengalaman belajar interaktif.
Pengaruh work life balance dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening Wahyudin, Ahmad; Fitriati, Azmi; Darmawan, Akhmad; Rachmawati, Erny
Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Vol.6, No.1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/ebisma.v6i1.1802

Abstract

This study aims to examine the effect of work life balance, and work motivation on employee performance with job satisfaction as a mediating variable. This study is quantitative using primary data taken by distributing questionnaires via Google Form. The population in this study was 235 people. The sample collection technique used purposive sampling technique with the criteria of civil servants and a minimum work period of more than 1 year so that a research sample of 192 people was obtained. The analysis tool used in this study was SEM-PLS. The results of this study indicate that work life balance and work motivation have a positive effect on employee performance and job satisfaction. Job satisfaction has a positive effect on employee performance. And job satisfaction can mediate the effect of work life balance and work motivation on employee performance. The R² value of 47% shows that the employee performance variable can be explained by the variables in this study. The implication based on the research conducted is that the company must always maintain employee work life balance in order to provide employee satisfaction while working and provide good performance. In addition, the company is also expected to be able to provide work motivation to employees so that they can work optimally to achieve common goals.
Analisis Kekuatan dan Kegunaan Bukti Digital dalam Kasus Tindak Pidana Korupsi Faisol, Faisol; Rahmad Ready Kurniawan; Ahmad Wahyudin
JURNAL RUANG HUKUM Vol. 4 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juruh.v4i1.1243

Abstract

Digital evidence is information stored or sent in digital form that can be used as evidence in court. This information can be in the form of text, images, audio, video, and various other forms of data stored in electronic devices such as computers, mobile phones, or other storage media. This study aims to determine the strength and usefulness of digital evidence in corruption cases. This study uses a literature review approach method by collecting secondary data from previous similar studies combined with examples of corruption cases that occurred in Indonesia with the theme of digital evidence in corruption cases. The results of this study indicate that in Law Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions, digital documents or information are valid evidence in trials of corruption cases, whether accessed via computers or other digital media. So that the court does not only need evidence in physical form but also the content, information or documents contained in the digital device. This study is also expected to be a consideration for the court, the Corruption Eradication Commission (KPK) and other institutions that handle corruption cases in making decisions regarding the usefulness and strength of digital evidence in corruption cases.
ANALISIS PENGUNAAN CAMPUR KODE DALAM PODCAST INI BUKAN TALKSHOW PADA AKUN YOUTUBE SULE PRODUCTION Wardana, Sastra; Ahmadi, Wahyudin; pambuko, satrio anjar bagus
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 3 (2024): Alegori : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/alegori.v4i3.10746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi campur kode dalam podcast Ini Bukan Talkshow pada akun Youtube Sule Production. Data yang diambil dalam penelitian ini berupa tuturan yang mengandung campur kode. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah video konten podcast Ini Bukan Talkshow pada akun Youtube Sule Production yang diunggah pada 27 Desember 2022. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut. (1) Dalam podcast Ini Bukan Talkshow pada akun Youtube Sule Production terjadi penggunaan campur kode ke luar (outer code mixing) dengan unsur serapan bahasa inggris, jerman, dan china. Terjadi juga campur kode ke dalam (Inner code mixing) yaitu percampuran bahasa sunda dalam percakapan menggunakan bahasa indonesia, serta terjadi campur kode campuran (Hybrid code mixing) dengan menyerap dua unsur atau lebih serapan bahasa yaitu bahasa yang masih serumpun (bahasa sunda dan bahasa asing (inggris,jerman, dan china). Campur kode yang terjadi berupa tataran kata, frasa, dan klausa. (2) Fungsi campur kode dalam podcast Ini Bukan Talkshow pada akun Youtube Sule Production meluputi: (a) menyampaikan informasi (b) afektif (mengekspresikan perasaan); (c) persuasif (membujuk);
Analisis Model Pemasaran UD Peternak Ayam Petelur dalam Meningkatkan Omzet Penjualan Rofik, M; Faisol, Faisol; Wahyudin, Ahmad; Hanafi, Hanafi
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i2.2979

Abstract

Pemasaran telur ayam merupakan proses memperkenalkan dan mendistribusikan telur ayam kepada konsumen, di mana kegiatan ini dapat dilakukan melalui penjualan langsung kepada pembeli maupun melalui perantara atau distributor. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis model pemasaran usaha dagang peternak ayam telur dalam meningkatkan omzet penjualan. Metode dalam penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdiri dari dua jenis saluran pemasaran peternak ayam telur. Pertama, produsen menjual telur langsung kepada konsumen akhir, yang umumnya adalah masyarakat sekitar atau tetangga yang tinggal di dekat industri. Konsumen datang langsung ke lokasi produksi untuk membeli telur, sehingga dapat menghemat biaya transportasi. Kedua, produsen menjual telur kepada pedagang besar satu kali dalam seminggu dengan jumlah yang telah disepakati. Pedagang besar kemudian menjual telur kepada pedagang pengecer, baik dengan cara mengantarkannya langsung maupun dengan pengecer yang datang sendiri untuk mengambil stok. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat kepada usaha dagang peternak ayam telur agar mengetahui peluang dan tantangan dalam pemasaran telur ayam, mengembangkan strategi pemasaran telur ayam, serta dapat mengembangkan usaha peternakan ayam petelur.
PERAN DIGITALISASI DAN INOVASI PRODUK DALAM MENDORONG UMKM GO EKSPOR DI ERA EKONOMI GLOBAL DI PULAU MADURA Wahyudin, Ahmad; Sudarmiatin, Sudarmiatin; Handayati, Puji
Jurnal Investasi Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Investasi Islam
Publisher : LP2M Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jii.v6i1.917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dan inovasi produk dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pulau Madura untuk menembus pasar ekspor di era ekonomi global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali secara mendalam pengalaman, tantangan, dan strategi UMKM dalam mengadopsi teknologi digital dan mengembangkan inovasi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan kontribusi besar dalam membuka akses pasar yang lebih luas, memperkuat strategi pemasaran, serta meningkatkan efisiensi operasional. Sementara itu, inovasi produk terbukti penting dalam menciptakan nilai tambah dan memenuhi standar serta selera pasar internasional. Namun demikian, implementasi kedua strategi ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital, terbatasnya infrastruktur, dan kurangnya dukungan teknis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi digitalisasi dan inovasi secara berkelanjutan menjadi kunci bagi UMKM di Pulau Madura untuk go ekspor. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kolaboratif dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta untuk membangun ekosistem usaha yang inklusif dan kompetitif.
PRINSIP HABLUMMINALLAH DAN HABLUMMINANNAS AKUNTABILITAS KEUANGAN DI PESANTREN ATTANWIR PUTRI DUSUN KAJUK KELURAHAN RONGTENGAH KECAMATAN SAMPANG KABUPATEN SAMPANG Ahmad Wahyudin; Eni Maryanti
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 8 No. 2 (2021): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.837 KB) | DOI: 10.47077/ekosiana.v8i2.187

Abstract

Abstrak : Akuntabilitas merupakan wujud kewajiban-kewajiban yang diamanahkan untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan dan menjelaskan realisasiotoritas yang diperoleh sesuai dengan misi organisasi. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan pemaknaan akuntabilitas keuangan di pondok pesantren. Metode fenomenologi transendental Hursel adalah paradigma interpretif yang digunakan untuk mengetahui kesadaran informan dalam pemahaman dan pemaknaan akuntanbilitas di Pondok Pesantren Attanwir Putri. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara. Metode fenomenologi transendental Husserl adalah paradigm interpretif yang digunakan untuk mengetahui tingkat kesadaran informan dalam memahami dan memaknai akuntabilitas keuangan di pondok pesantren Attanwir Putri. Data diperoleh dengan wawancara secara mendalam. Alat analisis yang digunakan dengan epoche, reduksi fenomenologi, variasi imajinasi, serta sintesa dan esensi. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa pada dasarnya praktik akuntanbilitas keuangan pesantren merupakan representasi kepercayaan diri dari nilai-nilai Islam yang berpedoman pada Alquran dan Alhadist, makna akuntanbilitas keuangan di pesantren adalah akuntanbilitas kejujuran, dan moral yaitu perilaku prinsip transparansi hablumminallah dan hablumminannas untuk mendapatkan kepercayaan sebagai teladan dan untuk menunjukkan perilaku yang taat kepada sang pemeberi amanah. Kata Kunci:Akuntabilitas, Keuangan Pesantren, Fenomenologi DAFTAR PUSTAKA Asdar, 2014. Praktek Akuntansi Dalam Pengelolaan Masjid. Tesis, Program Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. Arifiyadi, Teguh. 2008. Konsep dan Arti Akuntabilitas. www.google.com/Inspektorat Jenderal Depkominfo.com. Diakses 7 Maret 2016. Amerieska, Siti. 2009. Akuntabilitas Pada Baitul Maal Wat Tamwil Ditinjau Dari Perspektif Shari’ate Enterprise Theory. Tesis, Program Magister Akuntansi. Pascasarjana Fakultas Ekonomi. Universitas Brawijaya. Ahmed, Alim Al Ayub. 2012. Accounting in Islamic Perspective: A Timely Opportunity A Timely Challenge. ASA University Review, Vol. 6 No. 2, July–December, 11-31. Ardhiyanti, Anita. 2013. Akuntabilitas dan Transparansi Pada Panti Asuhan. Skripsi, Program Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Satya Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif. Kencana. Jakarta. Bungin, Burhan. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif: Aktualisasi Metodologis Kearah Ragam Arian Kontemporer. Rajawali Pers. Jakarta. Burrell, Gibson dan Morgan, Gareth. 1979. Sociological Paradigms and Organizational Analysis: Elements of the Sociology of Corporate Life. London: Heinemen: London. Burrell, Gibson dan Morgan, Gareth. 1994. Sociological Paradigms and Organizational Analysis. Arena. Brown, R. (ed). 1905. A History of Accounting and Accountants. Edinburgh: TC and EC Jack. Brown R. G. 1962. Changing Audit Objectives And Techniques. The Accounting Review, October, 696-703. Brown, L. D. and M. H. Moore. 2001. Accountability, a Strategy, and International Non Government Organization. Working Paper. Harvard University. Brown, L. David and Mark H. Moore. 2001. Accountability, Strategy, and International Non Governmental Organization. Working Paper, Harvard University. Creswell, John W. 2012. Researcg Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods, Third Edition. Achmad, P. (Penerjemah). Researgs Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Pustaka Pelajar. Yogyakarta. Digital Al-Quranul Karim. Endahwati, Yosi Dian. 2014. Akuntabilitas Pengelolaan Zakat, Infaq, Dan Shadaqah Prasetio, Januar Eko. 2017. Tazkiyatun Nafs: Kajian Teoritis Konsep Akuntabilitas. Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan, Volome 1, Nomor 1, Maret 2017, Hlm. 19-33. Sedarmayanti, 2004. Good Governance (Kepemerintahan Yang Baik) , Membangun Sistem Manajemen Kinerja Guna Meningkatkan Produktivitas menuju Good Governance. Mandar Maju. Bandung. Simanjuntak, Dahnil Anzar dan Januarsi, Yeni, 2011. Akuntabilitas dan Pengelolaan Keuangan di Masjid. Simposium Nasional Akuntansi Aceh. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten. Sulistiyani, Ambar Teguh, 2004. Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Gava Media. Yogyakarta. Sugiono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. CV Alfabeta. Bandung. Susilo, Joko. 2014. Spiritualitas Santri Lelana pada Serat Mursada.Tesis. Kajian Sastra dan Budaya Universitas Airlangga Surabaya. Syariati, Dian. 2012. Praktek Akuntansi Perusahaan Manufaktur Skala Mikro. Tesis, Program Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. Kusdiyanto. 2008. Pengelolaan Dana Yayasan Pondok Pesantren Yatim Hajjah Patisah. WARTA, Vol .11, No. 2, September 2008: 81 - 89 81 ISSN 1410 – 9344. Kuswarno, Engkus. 2009. Metodologi Penelitian Komunikasi ”Fenomenologi” Konsepsi, Pedoman dan Contoh Penelitian. Widya Padjajaran. Bandung. Kholmi, M. 2010. Persepsi Konstituen Terhadap Akuntabilitas Keuangan Partai Politik (Studi di Kota Malang). Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 1(Agustus 2010), pp.207–222. Lewis, M.K. 2006. Accountibility and Islam. Fourth International Conference on Accounting and Finance in Transition Adelaide. Ludigdo, Unti. 2007. Paradox Etika Akuntan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Mardiasmo, 2002. Otonomi Daerah dan Manajemen Keuangan Daerah. Andi. Yogyakarta. Mardiasmo, 2006. “Perwujudan Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui Akuntansi Sektor Publik: Suatu Sarana Good Governance”. Jurnal Akuntansi Pemerintah. Vol.2 No.1 hal.1-17. Mashaw, Jerry L. 2006. Accountability and Institutional Design: Some Thoughts on the Grammar of Governance, In Public Accountability: Designs, Dilemmas And Experiences 115 (M. W. Dowdleed)., Cambridge University Press. Muhammad. 2002. Penyesuaian Teori Akuntansi Syari’ah: Persepektif Akuntansi Sosial dan Pertanggungjawaban. Igtisad Journal of Islamic Economics. Vol. 3, no.1. (http://www.scribd.com/doc/76508329/Journal-Akuntansi-Sosial# scribd ). Diakses 7 Maret 2016. Mulyana, Deddy.2006. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Moleong, Lexy J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Moloeng, Lexy J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Remaja Rosdakarya. Bandung. Puspitasari, Dania. 2011. Fenomenologi Praktik Akuntabilitas BMH (Baitul Maal Hidayatullah) Cabang Malang dalam Perspektif Syari’ah Enterprise Theory). Tesis. Program Magister Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. Prasetio, Januar Eko. 2017. Tazkiyatun Nafs: Kajian Teoritis Konsep Akuntabilitas. Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Volome 1, Nomor 1, Maret 2017, Hlm. 19-33. Randa, Fransiskus. 2011. Rekonstruksi Konsep Akuntabilitas Organisasi Gereja: (Study Etnografi Kritis Inkulturatif Pada Gereja Katolik di Tanah Toroja). Disertasi, Program Doktor Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. Simanjuntak, Dhanil A dan Januarsi, Yeni. 2011. Akuntabilitas dan Pengelolaan Keuangan di Masjid. SNA XIV ACEH 2011. Sugiono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. CV Alfabeta. Bandung. Sugiarti, Diyah Yuli. 2011. Strategi Pengembangan Pondok Pesantren Dalam Membangun Peradaban Muslim Di Indonesia. Jurnal Edukasi, Vol. 3, No. 1: 8 – 37. Sundardjanto, Djoko. 2000. Aktualisasi Filasafat Ilmu Sebagai Dasar dan Arah Pengembangan Ilmu Ekonomi: Epistimologi dan Perkembangan Teori Akuntansi. Jurnal Perspektif Vol. 5 No. 2. Sulistiyani, Ambar Teguh, 2004. Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Gava Media. Yogyakarta. Susilo, Joko. 2014. Spiritualitas Santri Lelana pada Serat Mursada.Tesis. Kajian Sastra dan Budaya Universitas Airlangga Surabaya. Smith, Jonathan A., Flowers, Paul., and Larkin. Michael. 2009. Interpretative Phenomenological Analysis: Theory, Method and Research. Los Angeles, London, New Delhi, Singapore, Washington: Sage. (https://uk.sagepub.com/en-gb/eur/interpretative-phenomenological-analysis/ book227528#preview) diakses 7 maret 2016. Triyuwono, Iwan. 2012. Akuntansi Syariah: Perspektif, Metodologi, dan Teori, Jakarta: PT Grajafindo Persada. Triyuwono, Iwan. 2000. Organisasi dan Akuntansi Syariah. LKiS. Yogyakarta. Triyuwono, Iwan dan Roekhudin. 2000a. Konsistensi Praktek Sistem Pengendalian Intern dan Akuntabilitas pada Lazis (Studi Kasus di Lazis Jakarta). Jurnal Riset Akuntansi (JRAI). Vol.3. No. 2. Juli. Hal 151-162. Triyuwono, Iwan. 2000b. Paradigma Ilmu Pengetahuan dan Metodologi Penelitian. Short Course Metodologi Penelitian paradigma Alternatif: Untuk Akuntansi dan Ekonomi Manajemen. 8-9 mei CBIES FE UNIBRAW-IAI KAPd. Triyuwono, Iwan. 2009. Persepektif, Metodologi dan Teori Akuntansi Syariah. Rajawali Pers. Jakarta. Trow, M. 1996. Trust, markets and accountability in higher education: A comparative perspective, Higher Education Policy 9(4), 309–324. Wasistiono, Sadu. 2003. Kapita Selekta Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Fokus Media. Bandung. Zakariya, Abu Husain Ahmad ibn Faris ibn. 1994. Mu’jam al-Maqayis fi Lughah, Beirut: Dar al-Fikr