Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Goal Orientation dan Student Engagement pada Siswa Sekolah Menengah Atas Widyanti, Nyoman; Suhadianto, Suhadianto; Pratikto, Herlan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6007

Abstract

Keterlibatan siswa di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) masih menjadi permasalahan, meskipun tuntutan akademik semakin meningkat. Goal orientation diduga berperan dalam keterlibatan belajar siswa, namun temuan penelitian sebelumnya belum menunjukkan hasil yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara goal orientation dengan student engagement pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 112 siswa kelas XII SMA 17 Agustus 1945 Surabaya yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Instrumen penelitian berupa skala goal orientation (α = 0,886) dan skala student engagement (α = 0,921) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara goal orientation dan student engagement (r = 0,212; p = 0,025). Namun, kekuatan hubungan berada pada kategori lemah dengan sumbangan efektif sebesar 4,4%. Hasil kategorisasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki goal orientation pada kategori sedang (79,5%), sedangkan student engagement didominasi oleh kategori tinggi (66,07%). Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa dengan tujuan belajar yang lebih jelas cenderung menunjukkan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa goal orientation merupakan salah satu faktor internal yang berkontribusi terhadap student engagement, meskipun masih terdapat faktor lain yang memengaruhinya.