Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi, Motivasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai KEMNAKER RI Widyaloka, Jovanda; Maswanto, Maswanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6121

Abstract

Perkembangan lingkungan bisnis yang semakin dinamis menuntut organisasi untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai faktor strategis dalam mencapai keunggulan kompetitif. SDM tidak lagi dipandang sekadar sebagai aset, tetapi sebagai penggerak utama inovasi, produktivitas, dan kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena penurunan kinerja pegawai tahun 2023–2024 yang ditandai dengan keterlambatan, ketidaksesuaian prosedur kerja, rendahnya tanggung jawab, serta minimnya pengakuan kinerja. Penelitian menggunakan pendekatan asosiatif dengan metode kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 50 pegawai bagian keuangan dan BMN yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25.0. Uji instrumen meliputi validitas dan reliabilitas, serta uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan, dorongan kerja, serta rasa puas terhadap pekerjaan merupakan faktor penting dalam mendorong optimalisasi kinerja pegawai. Oleh karena itu, strategi pengembangan SDM yang terintegrasi menjadi langkah krusial dalam meningkatkan efektivitas organisasi.