Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Stres Organisasi Tinjauan Literatur dan Implikasi Manajerial Gunawan, Soleh; Hamdi, Muhammad; Budiman , Dana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6247

Abstract

Stres organisasi semakin menjadi perhatian dalam kajian manajemen seiring meningkatnya kompleksitas lingkungan kerja, percepatan perubahan teknologi, serta tuntutan kinerja yang berlapis. Berbeda dari pendekatan yang memandang stres sebagai persoalan individual, artikel ini memposisikan stres sebagai fenomena organisasi yang tertanam dalam desain kerja, struktur, dan praktik manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mensintesis literatur terkait dinamika stres organisasi serta menarik implikasi manajerial yang relevan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 27 artikel jurnal terindeks Scopus yang dipublikasikan pada periode 2021–2025. Proses seleksi artikel mengikuti prinsip PRISMA, dengan analisis dilakukan melalui thematic synthesis untuk mengidentifikasi pola stresor, mekanisme dinamika, dan dampaknya. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa stres organisasi dipicu oleh kombinasi faktor struktural dan relasional, seperti beban kerja berlebih, konflik dan ketidakjelasan peran, kualitas kepemimpinan, budaya kerja, ketidakpastian perubahan, serta tekanan digitalisasi. Dinamika stres berkembang melalui mekanisme akumulasi tuntutan, deplesi sumber daya, dan penyebaran tekanan dalam tim, yang dapat mengubah stres episodik menjadi kronis. Dampaknya terlihat pada penurunan wellbeing, keterlibatan kerja, dan kinerja organisasi. Temuan ini menegaskan keterbatasan pendekatan penanganan stres yang berfokus pada individu semata. Artikel ini menyimpulkan bahwa pengelolaan stres organisasi memerlukan intervensi sistemik yang mencakup perbaikan desain kerja, penguatan dukungan manajerial, dan pengelolaan perubahan yang lebih sensitif terhadap kapasitas sumber daya manusia.
Proses Terbentuknya Minat Berkuliah di Universitas Nusa Putra: Pendekatan Mixed Methods Sequential Explanatory Selviyani, Selviyani; Nisa, Gina Sahadatun; Fadilla, Alya Syifa; Gunawan, Soleh; Hamdi, Muhammad; Nur Wahidah, N. Fitriyah; Nafisah, Nani
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i02.3236

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain mixed methods sequential explanatory untuk memahami proses terbentuknya minat berkuliah calon mahasiswa di Universitas Nusa Putra Sukabumi. Pada fase kuantitatif, survei terhadap 163 calon mahasiswa menguji pengaruh lokasi dan reputasi terhadap minat berkuliah menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa lokasi (t=1,084; p=0,280) dan reputasi (t=−0,556; p=0,579) tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berkuliah secara individual. Pada fase kualitatif, wawancara grounded theory terhadap 13 calon mahasiswa mengungkapkan mekanisme proses keputusan yang lebih kompleks. Analisis axial coding mengidentifikasi fenomena inti: minat berkuliah terbentuk melalui proses negosiasi rasional-emosional di mana calon mahasiswa menimbang berbagai pertimbangan (lokasi, biaya, akreditasi, fasilitas, diferensiasi) sambil mencari rasa "cocok" (fit) yang diperkuat oleh validasi informasi. Integrasi kedua fase mengungkapkan bahwa lokasi dan reputasi muncul dalam narasi calon mahasiswa namun bekerja sebagai "filter baseline" bukan penentu utama. Faktor emosional, dukungan sosial, dan pencarian bukti empiris tentang prospek karier menunjukkan relevansi yang lebih kuat. Temuan ini menunjukkan pentingnya universitas untuk merancang strategi komunikasi yang merespons setiap tahap perjalanan keputusan calon mahasiswa, bukan hanya fokus pada positioning reputasi atau aksesibilitas lokasi. Kontribusi teoretis menunjukkan bahwa model student college choice perlu mengintegrasikan dimensi proses keputusan yang dinamis dan kontekstual.