Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penetapan Kadar Natrium Siklamat pada Es Teh Gerobakan yang Beredar di Kota Banjarmasin dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Maharatini, Meieklesia; Rahmadani, Rahmadani; Budi, Setia; Alawiyah, Tuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6370

Abstract

Natrium siklamat adalah pemanis buatan yang sering digunakan dalam minuman karena harganya murah dan rasa manisnya 30 kali lebih kuat dari sukrosa. Penggunaan yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Yang dimana batas persyaratan maksimum penggunaan siklamat perhari menurut WHO (World Health Organization) adalah 0-11 mg/kg berat badan. Sedangkan dalam minuman berbasis air berperisa dan minuman berpartikel tidak boleh melebihi 350 mg/kg. Efek yang mungkin terjadi jika dikonsumsi melebihi batas maksimum yang telah ditentukan dapat menyebabkan gangguang Kesehatan seperti migrain, tremor, diare, dan sakit tenggorokan. Mengetahui keberadaan dan kadar natrium siklamat dalam es teh gerobakan yang beredar di Kota Banjarmasin serta mengevaluasi apakah kadarnya melebihi batas yang ditetapkan BPOM. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 10 sampel es teh dikumpulkan dari pedagang kaki lima di Kecamatan Banjarmasin Timur dan dianalisis menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Validasi metode dilakukan melalui uji linearitas, akurasi, presisi, LOD, dan LOQ. Dari 10 sampel yang dianalisis, 2 sampel positif mengandung natrium siklamat dengan kadar masing-masing 193,878 mg/kg dan 68,833 mg/kg. Seluruh kadar yang terdeteksi masih di bawah batas maksimal yang ditetapkan BPOM, yaitu 350 mg/kg. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, sebagian es teh gerobakan di Kota Banjarmasin mengandung natrium siklamat, meskipun kadarnya masih dalam batas aman. Diperlukan pengawasan rutin terhadap minuman jajanan agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat.