Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Penyebab Kerusakan Jalan Balai Desa Marindal II Dakhi, Wellyard; Nasution, Ridwan; Lubis, Yusuf Parlagutan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6416

Abstract

Kerusakan jalan merupakan permasalahan penting yang berdampak pada menurunnya fungsi jalan, meningkatnya risiko kecelakaan, serta kerugian ekonomi bagi masyarakat. Jalan sebagai infrastruktur transportasi darat memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi. Salah satu ruas jalan yang mengalami kerusakan adalah Jalan Balai Desa Marindal II, yang meskipun tingkat kerusakannya belum tergolong berat, tetap berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan serta menganalisis faktor penyebab kerusakan guna menentukan penanganan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penilaian kondisi jalan dilakukan menggunakan metode Bina Marga melalui survei visual untuk mencatat jenis dan tingkat kerusakan jalan, serta dikombinasikan dengan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) untuk menentukan nilai kondisi jalan dan prioritas penanganan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi meliputi lubang, retak-retak (cracking), alur (rutting), serta kekasaran permukaan berupa disintegration, pelepasan butiran, dan fatty. Selain itu, sistem drainase yang kurang berfungsi dengan baik menyebabkan genangan air di permukaan jalan sehingga mempercepat proses kerusakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kondisi perkerasan dan drainase yang tidak optimal menjadi faktor utama penyebab kerusakan Jalan Balai Desa Marindal II, sehingga diperlukan penanganan sesuai prioritas kondisi jalan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.