Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Work Life Balance dan Gaji terhadap keputusan Job Hopping pada karyawan PT. Pelindo TPK New Makassar Terminal 2. Fenomena Job Hopping menjadi perhatian penting manajemen sumber daya manusia karena berdampak pada stabilitas tenaga kerja, biaya rekrutmen, serta keberlangsungan operasional perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mengenai faktor – faktor yang mendorong karyawan mengambil keputusan untuk berpindah tempat, khususnya yang berkaitan dengan keseimbangan kehidupan kerja dan tingkat kompensasi yang diterima. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 58 responden yang merupakan karyawan perusahaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan data dokumentasi menggunakan data primer dan sekunder. Metode analisis data meliputi analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis (uji t dan uji f) yang diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menujukkan bahwa secara parsial Work Life Balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan Job Hopping, dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan tingkat signifikan dibawah 0,05. Gaji juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan Job Hopping dengan hasil uji statistik yang memenuhi kriteria pengujian hipotesis. Secara simultan, Work Life Balance dan Gaji berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan Job Hopping, yang ditunjukkan melalui hasil uji F. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,753 mengindikasikan bahwa 75,3% variasi kebutuhan Job Hopping dapat di jelaskan kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya 24,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya perusahaan memperhatikan keseimbangan kehidupan kerja dan hidup serta sistem penggajian guna menekan tingkat berpindah karyawan