Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Manajemen dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik: Studi Kasus pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Selatan Haiqal, Fiqri; Mentari, Ria; Yulianti, Yulianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6668

Abstract

Implementasi sistem informasi manajemen (SIM) merupakan bagian penting dari upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan daerah. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebagai instansi yang memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat dituntut untuk mampu menyelenggarakan pelayanan yang cepat, akurat, dan terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem informasi manajemen dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Selatan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan aparatur Dukcapil, observasi terhadap alur pelayanan, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan dan sistem yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIM tidak hanya berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan keteraturan pelayanan, tetapi juga mendorong perubahan pola kerja aparatur dari praktik manual dan individual menuju proses kerja yang lebih terstandar dan berbasis sistem. Namun demikian, peningkatan kualitas pelayanan tersebut diikuti oleh tingginya ketergantungan terhadap stabilitas sistem informasi, sehingga gangguan teknis berpotensi menghambat proses pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, implementasi SIM belum sepenuhnya diimbangi dengan penyesuaian kebijakan dan prosedur internal, yang menyebabkan praktik kerja manual masih berjalan secara paralel dengan sistem digital. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen lebih ditentukan oleh kesiapan organisasi dan kapasitas adaptasi sumber daya manusia dibandingkan kecanggihan teknologi semata.