Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERKEMBANGAN SEKTOR KECAP DI PT. KILANG KECAP ANGSA MEDAN Haiqal, Fiqri; Sumantri, Pulung; Ricky Hardiyansyah, Muhammad
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2025): PUTERI HIJAU: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v10i2.67210

Abstract

Penelitian ini menganalisis evolusi PT. Kilang Kecap Angsa di Medan dari tahun 1955 hingga 2023, yang merupakan salah satu produsen kecap tertua serta berpengaruh di Indonesia. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan historis dengan cara kualitatif, melalui pengumpulan data dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan sejumlah narasumber dari dalam perusahaan. Temuandari penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Kilang Kecap Angsa berhasil mempertahankan keberadaannya selama hampir tujuh puluh tahun dengan mengadaptasi strategi terhadap perubahan teknologi, preferensi konsumen, serta situasi ekonomi dan politik di tingkatnasional. Inovasi dalam proses produksi, pengelolaan limbah yang berkelanjutan, serta ekspansi ke pasar domestik dan luar negerimerupakan faktor utama yang mendukung keberhasilan perusahaan. Selain memberi kontribusi penting bagi perekonomian setempat, perusahaan ini juga berkontribusi pada pelestarian warisan budaya kuliner di Medan. Penelitian ini memberikan tambahan pada literatur sejarah industri makanan di Indonesia dan dapat berfungsi sebagai panduan bagi para pelaku industri sejenis.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik: Studi Kasus pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Selatan Haiqal, Fiqri; Mentari, Ria; Yulianti, Yulianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6668

Abstract

Implementasi sistem informasi manajemen (SIM) merupakan bagian penting dari upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan daerah. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebagai instansi yang memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat dituntut untuk mampu menyelenggarakan pelayanan yang cepat, akurat, dan terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem informasi manajemen dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Selatan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan aparatur Dukcapil, observasi terhadap alur pelayanan, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan dan sistem yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIM tidak hanya berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan keteraturan pelayanan, tetapi juga mendorong perubahan pola kerja aparatur dari praktik manual dan individual menuju proses kerja yang lebih terstandar dan berbasis sistem. Namun demikian, peningkatan kualitas pelayanan tersebut diikuti oleh tingginya ketergantungan terhadap stabilitas sistem informasi, sehingga gangguan teknis berpotensi menghambat proses pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, implementasi SIM belum sepenuhnya diimbangi dengan penyesuaian kebijakan dan prosedur internal, yang menyebabkan praktik kerja manual masih berjalan secara paralel dengan sistem digital. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen lebih ditentukan oleh kesiapan organisasi dan kapasitas adaptasi sumber daya manusia dibandingkan kecanggihan teknologi semata.
Efficacy of neem seed oil formulation (Azadirachta indica) against Toxoptera citricida on Siamese orange (Citrus nobilis) plants Haiqal, Fiqri; Dono, Danar; Hartati, Sri
Agrimasta Vol 3, No 2 (2026): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v3i2.70372

Abstract

Siam citrus (Citrus nobilis Lour.) is one of the important citrus commodities in Indonesia. However, its production can decline due to infestation by the black aphid Toxoptera citricida, which acts both as a sap-sucking pest and as a vector of Citrus Tristeza Virus. Control of this pest by farmers still relies heavily on synthetic insecticides, which may cause environmental pollution, pest resistance, and mortality of non-target organisms. This study aimed to evaluate the effectiveness of a neem seed oil–based botanical insecticide formulation in reducing T. citricida populations on Siam citrus plants and to determine an effective concentration that is relatively safe for non-target organisms. The experiment was conducted using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with six treatments, namely a control (water), neem oil formulations at concentrations of 0.75%, 1.0%, 1.25%, and 1.5%, and a synthetic insecticide containing profenofos (0.05%) as a reference treatment. Each treatment was replicated four times. The results showed that the neem seed oil formulation effectively suppressed T. citricida populations, with efficacy increasing as concentration increased. Concentrations of 1.0–1.5% resulted in significantly greater population reductions compared to the control, and the 1.5% concentration achieved efficacy close to 100%, comparable to profenofos at the end of the observation period. In contrast to profenofos, which reduced populations of the predator Cheilomenes lunata and the ant Anoplolepis gracilipes to nearly zero, neem oil application did not exhibit toxic effects on these non-target organisms. Therefore, neem seed oil–based formulations have strong potential as an important component of Integrated Pest Management (IPM) strategies for sustainable Siam orange cultivation.