Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Morfologi dalam Rubrik Metropolitan Surat Kabar Kompas Edisi Juni 2025 dan Modul Ajarnya di Kelas XI SMA Yuliastuti, Nana; Faizah, Umi; Kadaryati, Kadaryati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses morfologi yang terdapat dalam Rubrik Metropolitan Surat Kabar Kompas Edisi Juni 2025 serta mengkaji relevansinya sebagai modul ajar di kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat, yaitu membaca secara cermat teks pada rubrik yang diteliti dan mencatat data yang mengandung proses morfologis. Fokus kajian meliputi tiga proses morfologi utama, yakni afiksasi, reduplikasi, dan komposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 77 data yang terdiri atas: (1) afiksasi, meliputi prefiks sebanyak 15 data, infiks 2 data, sufiks 9 data, dan konfiks 12 data; (2) reduplikasi, meliputi reduplikasi seluruh 8 data, reduplikasi sebagian 3 data, reduplikasi berimbuhan 8 data, dan reduplikasi perubahan bunyi 5 data; serta (3) komposisi, meliputi komposisi pokok kata 6 data, komposisi senyawa 7 data, dan komposisi morfem unik 2 data. Temuan tersebut menunjukkan bahwa bahasa media massa, khususnya surat kabar, memanfaatkan berbagai proses morfologis secara produktif dalam menyampaikan informasi kepada pembaca. Selain itu, hasil analisis ini diintegrasikan ke dalam modul ajar Bahasa Indonesia kelas XI SMA yang disesuaikan dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.4, yaitu menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap proses pembentukan kata, memperkaya wawasan kebahasaan, serta mendukung pengembangan literasi melalui pemanfaatan media massa sebagai sumber belajar kontekstual.