Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Self Control, Penggunaan E-Commerce (Shopee) dan Pendidikan Ekonomi Keluarga Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya Ardana, Muhammad Fikriy; Nurlaili, Eka Indah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self control, penggunaan e-commerce Shopee, dan pendidikan ekonomi keluarga terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi berjumlah 806 mahasiswa angkatan 2021, dengan sampel 290 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial self control tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif, dengan nilai signifikansi 0,177 (>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pengendalian diri mahasiswa belum tentu menjadi faktor utama dalam menekan perilaku konsumtif di era digital. Sebaliknya, penggunaan e-commerce Shopee berpengaruh signifikan dan positif terhadap perilaku konsumtif dengan kontribusi sebesar 28,7%, yang berarti semakin tinggi intensitas penggunaan platform tersebut, semakin tinggi pula kecenderungan konsumtif mahasiswa. Pendidikan ekonomi keluarga juga berpengaruh signifikan, di mana peran keluarga dalam memberikan pemahaman, pembiasaan, dan keteladanan pengelolaan keuangan mampu membentuk pola konsumsi yang lebih rasional dan terkontrol. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini mengintegrasikan Theory of Planned Behavior dan Technology Acceptance Model untuk menjelaskan perilaku konsumtif mahasiswa di era digital, serta memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam memahami faktor internal, sosial, dan teknologi yang memengaruhi perilaku konsumsi mahasiswa secara komprehensif.