Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Pemasaran Tiktok Live terhadap Minat Beli Generasi X di Bali Prasetia, Komang Marko Triadi; Mahyuni, Luh Putu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kualitas produk, visual merchandising, value for money, dan interaktivitas host terhadap minat beli generasi X pada platform TikTok Live di Provinsi Bali, serta menguji peran efektivitas pemasaran TikTok Live sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden merupakan generasi X yang lahir pada tahun 1965–1980, berdomisili di Provinsi Bali, dan menggunakan TikTok serta menonton TikTok Live minimal satu kali dalam sebulan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kualitas produk, visual merchandising, interaktivitas host, dan efektivitas pemasaran TikTok Live berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli generasi X, sedangkan value for money berpengaruh positif namun tidak signifikan. Visual merchandising merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap minat beli. Selain itu, interaktivitas host berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pemasaran TikTok Live dan efektivitas pemasaran terbukti mampu memediasi hubungan antara interaktivitas host dan minat beli. Nilai R-Square sebesar 0,863 menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan prediksi yang kuat. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa keberhasilan pemasaran melalui TikTok Live pada generasi X lebih ditentukan oleh kualitas visual, interaksi yang komunikatif, dan kemampuan membangun kepercayaan dibandingkan faktor harga semata.