Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Media Pendidikan Karakter melalui Tari Klasik Jawa Baratsebagai Bahasa Non-Verbal Aini, Dinda Nurul; Triyani, Riri; Rubyantomo, Ariesta Putri
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/g7sz4x96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi seni tari klasik dari Jawa Barat sebagai media efektif dalam pendidikan karakter, berfokus pada bagaimana elemen gerak dalam seni tari klasik Jawa barat berfungsi sebagai bahasa non-verbal yang sistematis dan bermakna untuk menanamkan nilai-nilai moral. Seni tari klasik Jawa Barat, dengan kekayaan ekspresi non-verbalnya, menawarkan jalur unik untuk pembentukan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah etnografi, yang memungkinkan peneliti untuk mendalami konteks budaya dan praktik nyata di lapangan. Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dipilih sebagai lokus penelitian karena perannya dalam melestarikan dan mengajarkan tradisi tari klasik Jawa Barat. Pendekatan etnografi melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengajar dan mahasiswa, serta analisis mendalam terhadap kurikulum dan proses pembelajaran, dipilih untuk mendapatkan pemahaman holistik tentang transmisi nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak dalam seni tari klasik Jawa Barat terbukti menjadi bahasa non-verbal yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral karakter. Proses pembelajaran tari klasik Jawa Barat, yang menuntut ketelitian dan pengulangan, secara inheren mengajarkan kedisiplinan melalui penguasaan teknik gerak yang kompleks dan terstruktur. Selain itu, norma-norma perilaku yang tertanam dalam praktik tari klasik Jawa Barat, seperti tata krama saat berinteraksi dengan pengajar dan ekspresi, secara langsung menanamkan nilai kesantunan. Gerak non-verbal ini tidak hanya dipelajari secara kognitif, tetapi juga dihayati secara kinestetik, menghasilkan internalisasi karakter yang lebih mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni tari klasik merupakan komponen yang sangat bernilai untuk diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan karakter. Integrasi tari klasik di kurikulum memiliki implikasi sebagai filter budaya.
Pengaruh Pembelajaran Tari Kreasi Melalui PJBL terhadap Berpikir Kreatif Siswa di SMKN 15 Bandung Triyani, Riri; Sumiati, Lilis; Nurwani
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol. 15 No. 1 (2026): Gesture: Jurnal Seni Tari (April)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v15i1.72121

Abstract

This study aims to analyze the effect of creative dance learning through Project Based Learning (PjBL) on the creative thinking skills of vocational high school students. This research was motivated by the demands of the Merdeka Curriculum and the Pancasila Student Profile, which emphasize creativity as an important competency. The method used was an experiment with a quantitative approach involving 35 tenth-grade students at SMKN 15 Bandung. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results of the study show a significant increase in students' creative thinking skills after the implementation of PjBL in creative dance learning. This is evidenced by a significant difference between the pretest and posttest scores with a t-test result showing a p-value of 0.000 < 0.05. Thus, it can be concluded that PjBL learning is effective in improving students' creative thinking skills.